MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat mengimbau warga agar mewaspadai cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir. Warga juga diminta menunda aktivitas di pantai dan menjauhi pepohonan besar.
“Beberapa hari ini ada badai dimana angin kencang mengakibat pohon tumbang dan ombak tinggi di daerah pantai. Maka saya imbau masyarakat pesisir agar berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai,” ujar Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir, Kamis (13/11/2025).
Derek mengatakan, imbauan ini dikeluarkan setelah pihaknya menerima peringatan dini dari BMKG tentang potensi badai di wilayah Papua Barat. BPBD pun langsung mengambil langkah cepat dengan menyosialisasikan peringatan kepada masyarakat.
“Tingkat penanganan seharusnya dilakukan oleh BPBD sehingga jika terjadi bencana cepat merespon,” tuturnya.
Dia menjelaskan, angin kencang di beberapa wilayah telah menyebabkan pohon tumbang dan merusak atap rumah warga. Kondisi ini membuat masyarakat diimbau lebih waspada terutama saat beraktivitas di luar rumah.
Dia juga meminta pengendara berhati-hati ketika melintas di jalan yang dipenuhi pepohonan besar. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama saat cuaca ekstrem melanda.
“Jalan di Manokwari ini banyak berdekatan dengan pohon-pohon besar. Ketika akar pohon tidak kuat menahan tiupan angin maka pohon dapat tumbang,” kata dia.
Derek menegaskan, masyarakat pesisir yang ingin berlibur ke pantai sebaiknya menunda dulu rencananya. Ia menilai langkah antisipasi jauh lebih penting daripada tindakan penyelamatan saat bencana sudah terjadi.
“Setiap tahunnya memang badai dan cuaca ekstrem dirasakan di Papua Barat. Maka sebaiknya kita mengantisipasi karena itu lebih baik daripada menolong atau menyelamatkan,” ucapnya. (LP14/red)
