Buka Pasar Murah, Bupati Mansel Ingatkan Jangan Panic Buying

Published on

MANSEL, LinkPapua.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Pemkab Mansel) menggelar pasar murah dan bazar selama tiga hari, 9-11 November 2022. Kegiatan ini dilakukan pemerintah daerah (pemda) dalam rangka mengontrol isu kenaikan harga.

Kegiatan ini menggandeng BPJS Kesehatan dan distributor bahan makanan. Pasar murah digelar di dua titik, yakni di Pasar Waranggui Oransbari dan pendopo kantor bupati.

Kegiatan pasar murah juga diikuti berbagai kegiatan amal. Di antaranya skrining kesehatan, baik status vaksinasi serta status kesehatan masyarakat. Selain itu, ada sosialisasi status keanggotaan BPJS.

Baca juga:  Batas Waktu Berakhir, Teluk Wondama Satu-satunya Belum Teken NPHD Pilkada 2024

Bupati Mansel, Markus Waran, dan Wakil Bupati (Wabup) Mansel, Wempi Welly Rengkung, secara bergantian membuka bazar dan pasar murah. Pasar murah yang dilaksanakan di Pasar Waranggui Oransbari dibuka oleh Bupati. Sementara, di pendopo kantor bupati dibuka oleh Wabup.

Bupati Markus mengatakan, secara umum, selisih harga barang di pasar murah dan bazar ini memang tidak signifikan. Namun, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa stok bahan pokok tercukupi.

Baca juga:  Dina Inyomusi Resmi Pimpin GOW Mansel, Dorong Perempuan Lebih Berdaya

Bupati dan Wabup pada saat membuka kegiatan tersebut mengingatkan warga bahwa menjelang natal dan tahun baru kemungkinan akan muncul isu kelangkaan dan naiknya harga barang.

Masyarakat pun diminta untuk tidak terprovokasi akan hal tersebut sebab naiknya harga dan kelangkaan bahan pokok justru timbul karena respons masyarakat sendiri.

“Jangan sampai ada panic buying. Masyarakat memborong bahan pokok hingga terjadi kelangkaan,” ucap Markus, Jumat (11/11/2022).

Baca juga:  Pengurus KKSS Mansel 2025-2030 Dilantik, Bupati Bernard Ajak Perkuat Solidaritas-Kolaborasi

Wabup juga mengingatkan hal yang sama. “Karena panik, ada yang langsung borong bahan dan menyimpannya, akhirnya membuat ketersediaan terganggu dan memicu naiknya harga” terang Wabup saat membuka kegiatan di pendopo kantor bupati.

Ia mengemukakan, kegiatan pasar murah dan bazar ini juga sengaja dilaksanakan oleh pemda untuk mengontrol harga.

“Itulah sebabnya masyarakat diminta untuk bijak merespons isu karena pemerintah daerah akan berusaha untuk menjamin kelayakan harga pasar,” imbuhnya. (LP2/Red)

Latest articles

Ketua BMKT Papua Barat Novia Utami Audiensi dengan Menag, Serahkan Proposal...

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Ketua Umum PW BKMT Papua Barat Novia Utami Manaray menemui Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam agenda audiensi di Jakarta. Dalam...

More like this

Pengacara Minta Polisi Terdakwa Pemerkosaan di Manokwari Dibebaskan, Sebut Tuduhan Tanpa Bukti Sah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Penasihat hukum meminta majelis hakim membebaskan MA, polisi yang menjadi terdakwa...

Papua Mulai Berperan dalam Kepemimpinan Politik Nasional

FAKFAK, linkpapua.id- Papua mulai menunjukkan peran dalam kepemimpinan politik nasional melalui munculnya sejumlah figur yang...

Mudah Pindah Faskes JKN, Bumil di Manokwari Terbantu Sambut Persalinan Anak Ke-4

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ibu hamil (bumil) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Ema Onawame (27)...