Buka Pasar Murah, Bupati Mansel Ingatkan Jangan Panic Buying

Published on

MANSEL, LinkPapua.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Pemkab Mansel) menggelar pasar murah dan bazar selama tiga hari, 9-11 November 2022. Kegiatan ini dilakukan pemerintah daerah (pemda) dalam rangka mengontrol isu kenaikan harga.

Kegiatan ini menggandeng BPJS Kesehatan dan distributor bahan makanan. Pasar murah digelar di dua titik, yakni di Pasar Waranggui Oransbari dan pendopo kantor bupati.

Kegiatan pasar murah juga diikuti berbagai kegiatan amal. Di antaranya skrining kesehatan, baik status vaksinasi serta status kesehatan masyarakat. Selain itu, ada sosialisasi status keanggotaan BPJS.

Baca juga:  Kodam Kasuari-SKK Migas Alirkan Air Bersih untuk Masyarakat Teluk Bintuni

Bupati Mansel, Markus Waran, dan Wakil Bupati (Wabup) Mansel, Wempi Welly Rengkung, secara bergantian membuka bazar dan pasar murah. Pasar murah yang dilaksanakan di Pasar Waranggui Oransbari dibuka oleh Bupati. Sementara, di pendopo kantor bupati dibuka oleh Wabup.

Bupati Markus mengatakan, secara umum, selisih harga barang di pasar murah dan bazar ini memang tidak signifikan. Namun, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa stok bahan pokok tercukupi.

Baca juga:  Bupati Mansel Minta Dukungan Kementan Kembangkan Potensi Kakao Lokal

Bupati dan Wabup pada saat membuka kegiatan tersebut mengingatkan warga bahwa menjelang natal dan tahun baru kemungkinan akan muncul isu kelangkaan dan naiknya harga barang.

Masyarakat pun diminta untuk tidak terprovokasi akan hal tersebut sebab naiknya harga dan kelangkaan bahan pokok justru timbul karena respons masyarakat sendiri.

“Jangan sampai ada panic buying. Masyarakat memborong bahan pokok hingga terjadi kelangkaan,” ucap Markus, Jumat (11/11/2022).

Baca juga:  Anggaran BBM Terbatas, DLH Mansel Hentikan Pengangkutan Sampah di Jalur Jalan

Wabup juga mengingatkan hal yang sama. “Karena panik, ada yang langsung borong bahan dan menyimpannya, akhirnya membuat ketersediaan terganggu dan memicu naiknya harga” terang Wabup saat membuka kegiatan di pendopo kantor bupati.

Ia mengemukakan, kegiatan pasar murah dan bazar ini juga sengaja dilaksanakan oleh pemda untuk mengontrol harga.

“Itulah sebabnya masyarakat diminta untuk bijak merespons isu karena pemerintah daerah akan berusaha untuk menjamin kelayakan harga pasar,” imbuhnya. (LP2/Red)

Latest articles

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut sebagai Komisioner KPU Papua Barat periode 2025-2030 ke Polresta Manokwari....

More like this

Satpol PP dan Damkar Mansel Imbau Warga Tak Bakar Lahan Usai 9 Titik Kebakaran

MANSEL, LinkPapua.id - Satpol PP dan Damkar Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, mengimbau masyarakat...

CKG Sekolah di Mansel, Dinkes Libatkan Seluruh Puskesmas Validasi Data

MANSEL, LinkPapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, melibatkan seluruh...

Pemkab Bintuni Groundbreaking Pembangunan Pelabuhan Babo Rp78,7 Miliar, Target Selesai 1,5 Tahun

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, memulai pembangunan Pelabuhan...