Bupati Manokwari Serukan Tinggalkan Budaya Patriarki: Perempuan Harus Berdaya

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou menyerukan penghapusan budaya patriarki yang selama ini menghambat peran perempuan. Menurutnya, pemberdayaan kaum perempuan menjadi kunci dalam mendorong kemajuan sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Ketika perempuan diberdayakan, maka keluarga akan menjadi lebih kuat, komunitas menjadi lebih sejahtera, dan pada akhirnya berdampak pada kemajuan daerah dan negara,” ujar Hermus dalam seminar Hari Kartini yang digelar TP PKK Manokwari, Kamis (23/4/2026).

Hermus menilai penguatan peran perempuan sangat relevan untuk membentuk masa depan Manokwari yang lebih baik. Pemberdayaan tersebut mencakup aspek pendidikan, kesehatan, hingga partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan strategis.

Baca juga:  Bupati Raja Ampat Prihatin Kondisi Dermaga Liar, Janjikan Terminal Rakyat Selesai Tahun Ini

Dia mendorong perempuan menjadi pribadi yang cerdas, kritis, dan mandiri melalui sektor pendidikan. Hal ini bertujuan agar perempuan mampu memberikan kontribusi optimal di tengah kehidupan bermasyarakat.

Pemerintah juga menyoroti akses ekonomi agar perempuan memiliki peluang usaha yang memadai. Hermus ingin perempuan menjadi penggerak kesejahteraan keluarga dan tidak memiliki ketergantungan finansial.

Sektor kesehatan tidak luput dari perhatian karena menjadi syarat utama bagi perempuan dalam menjalankan peran maksimal. Selain itu, Hermus menuntut pemberian ruang bagi suara perempuan di berbagai sektor publik.

Baca juga:  Pemkab Manokwari Akhirnya Serahkan LKPJ ke DPRD, Sekda: Terlambat karena Sibuk

Bupati mengingatkan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Dia menempatkan perempuan sebagai pendidik pertama yang mencetak kualitas generasi penerus bangsa.

“Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana perempuan merasa aman, terlindungi dari kekerasan, serta memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” kata Hermus.

Hermus juga memandang perempuan memiliki peran strategis dalam merawat keberagaman di Papua Barat. Perempuan menjadi agen yang menanamkan nilai-nilai toleransi, kemanusiaan, serta kebersamaan dalam masyarakat.

Baca juga:  HUT Kemerdekaan RI, Pemkab Manokwari Serahkan Bantuan untuk Veteran dan FKUB

Dia secara tegas mengajak seluruh pihak untuk meninggalkan budaya patriarki demi menciptakan lingkungan yang inklusif. Hermus meminta dukungan nyata bagi program kewirausahaan dan kepemimpinan perempuan.

“Perubahan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi harus dimulai dari diri sendiri melalui komitmen untuk melakukan transformasi sosial secara nyata,” tegasnya.

Hermus menambahkan perempuan merupakan pelaku utama dan agen perubahan sosial dalam pembangunan. Oleh karena itu, dia menjadikan pemberdayaan perempuan sebagai prioritas bersama demi mewujudkan masa depan yang adil dan bermartabat. (*/red)

Latest articles

PBVSI Manokwari Siapkan Turnamen Voli untuk Pelajar dan Umum Tahun Depan

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Pelaksanaan Turnamen Bola Voli yang digelar Komunitas Voli Manokwari dipastikan akan berlanjut pada tahun depan. Komitmen tersebut disampaikan Ketua terpilih Persatuan Bola...

More like this

PBVSI Manokwari Siapkan Turnamen Voli untuk Pelajar dan Umum Tahun Depan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Pelaksanaan Turnamen Bola Voli yang digelar Komunitas Voli Manokwari dipastikan akan berlanjut...

DPRK Teluk Wondama Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta Pemkab Benahi PAD

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang...

Tak Terhalang Domisili, Peserta JKN Asal Biak Rasakan Pelayanan Optimal di Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Biak, Papua, tetap memperoleh...