Dihadiri Langsung Tri Tito Karnavian, TP PKK Papua Barat Gelar Asistensi Penanganan Stunting

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua Barat menggelar asistensi program beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) dan isi piringku dengan pangan lokal untuk mendukung pengurangan angka stunting di Bumi Kasuari.

Dalam kegiatan yang berlangsung, Selasa (28/6/2022), Penjabat (Pj) TP PKK Papua Barat, Rima M. P. Waterpauw, memberikan penghargaan kepada Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, yang akhirnya menginjakkan kaki di Papua Barat.

Baca juga:  45 Persen Faktor Stunting di Papua Barat Terkait Pernikahan Dini

Rima mengungkapkan bahwa angka stunting di Papua Barat termasuk tinggi. Olehnya itu, butuh peran serta semua pihak dalam penanganannya.

“Angka stunting di Papua barat masih cukup tinggi tahun 2022 berada pada pada angka 26,2 persen. Sehingga penguatan kader dan pengurus dalam asistensi dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dilapangkan,” ungkapnya.

Kata dia, diperlukan upaya masyarakat dengan memanfaatkan lahan kosong untuk menanam pangan lokal demi ketersediaan pangan lokal. Menurutnya, kalau masyarakat mau bergerak memanfaatkan lahan tidur dengan baik seharusnya stunting bisa dicegah.

Baca juga:  2023, Pembagian Dana Otsus PB dan PBD Masih Satu

“Dengan ketersediaan pangan lokal yang berkualitas dan beragam secara tidak langsung membangun ketahanan diri pascapandemi,” ujarnya.

Sementara, Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, mengatakan seharusnya bisa menyiapkan generasi sejak dini bukan hanya secara mental melainkan juga gizi yang lebih baik.

Baca juga:  Pj. Ketua TP PKK Papua Barat Beri Penyuluhan Bagi Orang Tua dan Anak Binaan

“Bagaimana menyiapkan generasi mulai dari kehamilan. Dalam perkembangan teknologi tentu lebih mudah mendapatkan informasi dalam menyiapkan gizi untuk keluarga,” paparnya.

Tri berharap perangkat daerah terkait juga dapat mendorong kegiatan yang dapat memperlancar kegiatan. Dirinya juga ingin agar kegiatan asistensi ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi bisa dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan demi menyiapkan generasi yang sehat. (LP9/Red)

Latest articles

Pemerintah Luncurkan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Karya Desainer Asal Padang

0
JAKARTA, LinkPapua.id - Pemerintah meluncurkan logo dan identitas visual hari ulang tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Logo resmi tersebut merupakan karya desainer...

More like this

Pemprov Papua Barat Komitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK demi Perkuat Tata Kelola Keuangan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menegaskan komitmennya menindaklanjuti seluruh rekomendasi Badan...

Papua Barat Raih Opini WTP, DPRP Bentuk Panja Kawal Tindak Lanjut Rekomendasi BPK

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)...

Wakil Kepri, Jateng, dan Papua Tengah Gagal Tampil di Pesparawi XIV, Panitia Siapkan Penghargaan

MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia menyiapkan penghargaan bagi tiga kontingen dari Kepulauan Riau (Kepri), Jawa...