Direstui Dominggus Mandacan, IKT akan Bangun Rumah Adat Doreri di Samping Tongkonan

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com – Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Manokwari berencana membangun satu lagi rumah adat Papua di samping rumah Tongkonan. Rencana ini sudah mendapat restu dari Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan.

Rumah adat yang akan dibangun adalah rumah adat suku Doreri. Kedua rumah adat ini sengaja dibangun berdampingan sebagai simbol perekatan masyarakat Toraja, Arfak dan Doreri.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Persekutuan Toraja Seluruh Indonesia, Yulius S Lumba pada acara peresmian Rumah Tongkonan dan Rumah Kaki Seribu di Soribo, manokwari, Senin (9/5/2022).

Baca juga:  245 Orang Meninggal Akibat Covid-19, Pemprov Papua Barat Percepat Target Vaksinasi

Pada kesempatan itu, Yulius sekaligus meminta izin kepada Kepala Suku Besar Arfak yang juga adalah Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan serta kepada Bupati Manokwari Hermus Indou.

“Kalau diizinkan juga, lokasi yang sudah dipersiapkan di sebelah Tongkonan ini rencananya akan dimanfaatkan untuk pembangunan rumah adat Doreri. Lewat kesempatan ini saya selaku ketua PMTI juga meminta restu dari bapak Kepala Suku Besar Arfak dan kepada Bapak Bupati. Pembangunan Rumah Kaki Seribu dan rencana pembangunan rumah adat Doreri ini merupakan simbol pernyataan sikap kami bahwa kami sudah merasa bahagian dari keduanya dan merasa ikut bertanggung jawab untuk melestarikan budaya Arfak dan Doreri,” katanya.

Baca juga:  Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Gubernur Minta Pemuda Katolik Papua Barat Bantu Sosialisasi

Permohonan PMTI tersebut direspons positif oleh Gubernur Papua Barat, saat menyampaikan sambutannya, Dominggus yang juga adalah Kepala Suku Besar Arfak mengharapkan agar simbol persaudaraan yang direncanakan oleh warga IKT ini diharapkan dapat meningkatkan kebersamaan dalam keberagaman di tanah Papua ini.

Baca juga:  Puncak Peringatan HPN 2025 di Riau, Menkomdigi: Momen Merayakan Keberanian, Integritas, dan Semangat Juang

Di Manokwari selain suku Besar Arfak, juga dihuni suku Doreri yang mendiami wilayah pesisir pantai Manokwari mulai dari Kwawi sampai Anday. (LP6/red)

Latest articles

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir presiden RI dan piala bergilir Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN)...

More like this

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir...

Peserta Pesparawi Nasional XIV Mulai Tiba di Manokwari, Panitia Klaim Kesiapan Akomodasi Matang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mulai tiba di...

Pansus DPRK Manokwari Rampungkan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Siapkan 41 Poin Catatan

MANOKWARI, Linkpapua.id-Panitia Khusus (Pansus) DPRK Manokwari yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari...