Disidang Malam Hari, Nicolas Didakwa Ikut Muluskan Pencairan Rp 18 M

Published on

MANOKWARI,Linkpapuabarat.com-Sidang perdana kasus dugaan korupsi pembangunan talud dan pematangan lahan PLTMG dengan terdakwa Nicolas Evert Kuahathy digelar malam hari di Pengadilan Negeri Manokwari. Sidang ini dengan agenda pembacaan dakwaan.

Nicolas adalah mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaimana. Ia didakwa terlibat dalam proses pencairan anggaran pembangunan talud dan pematangan lahan yang akan dibuat PLTMG di Kampung Coa, Distrik Kaimana.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kaimana, Willy membenarkan sidang perdana Nicolas digelar malam hari.

Baca juga:  PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

“Info sidang perdana semalam atau Senin malam dengan agenda membacakan dakwaan, selesai jam 9,” kata Willy yang dikonfirmasi Selasa (2/3/2021).

Willy mengatakan, setelah sidang, terdakwa Nicolas Evert Kuahathy langsung diantar ke Rumah Tahanan (Rutan) Polda Papua Barat, guna menjalani 20 Hari masa tahanan.

“Iya, langsung dilakukan penahanan Rutan terhadap terdakwa Nicolas Evert Kuahaty dan ditahan di rutan Polda PB sejak tanggal 01 Maret- 30 Maret 2021 selama 30 hari,” katanya.

Baca juga:  Wabup Mugiyono Tegaskan Komitmen Pemkab Manokwari Dukung Kesejahteraan Guru

Disinggung soal pembacaan dakwaan jaksa pada sidang perdana di Pengadilan Negeri Manokwari, kata Willy, dalam dakwaan jelas bahwa terdakwa ikut menyetujui proses pencairan terhadap pekerjaan tersebut. Dan ia memerintahkan salah satu staf untuk menandatangani berita acara kemajuan pekerjaan yang menjadi dasar proses pencairan. Padahal staf tersebut tidak mengerti akan hal teknis.

Baca juga:  HERO dan BERBUDI punya Pendekatan Berbeda dalam Penyediaan Lapangan Kerja di Manokwari

Total anggaran yang dikucurkan pada Tahun 2017 tersebut sekitar Rp18 miliar. Adapun hasil kerugian negara berdasarkan perhitungan mencapai Rp 1 miliar lebih.

Nicolas Didakwah dengan pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2021 sebagaimana perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi  Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUH-Pidana. (LPB2/red)

Latest articles

Asap Berpotensi Ganggu Kualitas Udara, Pemkab Manokwari Tingkatkan Kesiapsiagaan

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap yang berpotensi memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Salah satu langkah yang diambil yakni...

More like this

Asap Berpotensi Ganggu Kualitas Udara, Pemkab Manokwari Tingkatkan Kesiapsiagaan

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap yang berpotensi memengaruhi kualitas...

Anak Dirawat Sepekan, Humairah Terbantu JKN Tanpa Beban Biaya

MANOKWARI, LinkPapua.id – Humairah Rhamat merasa terbantu dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat...

TK/PAUD hingga SMA di Manokwari PJJ Mulai 7 Oktober Imbas Kabut Asap

MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memberlakukan pembelajaran jarak jauh...