Dokter Engeline Ingatkan Wanita Manokwari Pentingnya Skrining Kanker Serviks sejak Dini

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com -Dr. Engeline Chelsya Setiawan, pemilik Klinik Kecantikan dr. Eline Aesthetic Center di Manokwari, menekankan pentingnya melakukan Skrining Kanker Serviks sedini mungkin. Kanker Serviks merupakan penyebab kematian nomor dua pada wanita setelah kanker payudara.

“Kanker serviks itu ganas dan mematikan, tetapi dapat dicegah dengan melakukan skrining dan vaksinasi” ujarnya, Rabu (15/5/2024).

Dr. Engeline menjelaskan bahwa jika hasil pemeriksaan dinyatakan negatif, maka vaksinasi dapat dilakukan sebanyak tiga kali.

“Kalau hasil pemeriksaan pap smear-nya negatif, kita dapat langsung vaksin sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan 0, 2 dan 6”, timpanya.

Baca juga:  Rentan Terpapar Covid-19, Anggota Kodim Manokwari Jalani Vaksinasi

Dia juga menambahkan bahwa anak-anak berusia sembilan tahun sudah bisa diberikan vaksin kanker serviks. Vaksinasi lebih efektif pada anak-anak karena mereka belum melakukan hubungan seksual secara aktif.

“Anak-anak usia sembilan tahun lebih efektif diberikan vaksin kanker serviks dibanding mereka yang sudah melakukan hubungan seksual aktif. Anak perempuan tidak perlu dilakukan pap smear terlebih dahulu. Karena pap smear dilakukan pada mereka yang sudah berhubungan seksual secara aktif,” jelas Engeline.

Menurutnya, saat ini program pemerintah untuk melakukan skrining berupa Pap Smear sudah ada yang gratis. Oleh sebab itu, dr. Engeline menyarankan masyarakat untuk melakukan Pap Smear jika statusnya sudah aktif berhubungan seksual dan segera vaksin selagi ada kesempatan.

Baca juga:  BKD-BKN Manokwari Bangun Sinergi Lahirkan Pegawai yang Produktif

Engeline menjelaskan gejala kanker serviks tidak terlalu signifikan di stadium awal, namun akan mulai terlihat pada stadium 2b hingga 4 yang sudah parah sehungga terkadang ini justru sudah terlambat.

Gejala pada organ reproduksi yang perlu diperiksakan sejak awal ke dokter, yaitu perdarahan haid yang tidak normal (berdasarkan durasi, frekuensi dan jumlahnya), nyeri pada saat berhubungan (dispareuni), keputihan yang tidak normal (berbau dan berwarna, gatal, terasa panas), adanya kutil kelamin, nyeri berkemih dsb.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Dukung Penuh Program Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi

Dr. Engeline menjelaskan faktor resiko terjadinya kanker serviks yaitu adanya Infeksi Menular Seksual berulang, banyaknya jumlah anak sejak usia ibu masih sangat muda dan hygienitas organ reproduksi yang kurang baik.

“Jadi, kalau sudah ada gejala-gejala yang disebutkan di atas, sebaiknya dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Sementara itu, dia menyebutkan penyebab utama kanker serviks adalah virus HPV (Human Papilloma Virus), yang ditularkan melalui hubungan seksual. Itu mengapa penting untuk setia pada satu pasangan sehingga resiko terjadinya Ca Cervix pun dapat berkurang.(LP12/Red)

Latest articles

Haryono MK May Pimpin Pansus LKPJ Bupati Manokwari Tahun 2025

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun Anggaran 2025.Pembentukan...

More like this

Haryono MK May Pimpin Pansus LKPJ Bupati Manokwari Tahun 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk...

DPRK Manokwari Bahas Hasil Monitoring LKPJ Bupati 2025, Setiap Komisi Sampaikan Rekomendasi

MANOKWARI, Linkpapua.id– DPRK Manokwari menggelar pertemuan dengan agenda penyampaian hasil monitoring terhadap Laporan Keterangan...

Hidupkan Gairah Voli, Komunitas Mnukwar Gelar Turnamen di Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id-Komunitas Volly Ball Mnukwar dijadwalkan menggelar turnamen bola voli yang akan mempertemukan berbagai...