FKUB Diharap Jadi Perekat Hubungan Antarumat Beragama di Papua Barat

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Barat menggelar rapat koordinasi (rakor) tahun 2022 di Hotel Fulica, Manokwari, Jumat (25/11/2022). Rakor mengangkat sederet isu terkini mengenai sosial-ekonomi hingga politik.

Ketua FKUB Papua Barat, Pdt. Sadrak Simbiak, mengatakan rakor FKUB memiliki arti strategis. Sebab, akan menjadi momentum dalam menggali isu yang berkembang di masyarakat. FKUB, kata Sadrak, harus mengambil peran besar dalam menyikapi isu-isu itu.

“Kita sedang menuju tahun politik. Baru baru ini juga ada pemekaran provinsi. Dan itu menjadi bagian dari isu yang perlu dicermati bersama,” ujarnya.

Baca juga:  25 Tahun Papua Barat, Yacob Fonataba Minta ASN Makin Profesional 

Sadrak mengemukakan, isu terpenting dari FKUB adalah membangun komitmen bersama untuk tetap merawat kerukunan. FKUB harus menunjukkan kekuatan untuk merekatkan semua golongan.

“Dan menjamin sejahtera bersama kondusivitas dan suasana yang aman dan damai antarumat beragama. Sehingga proses-proses pembangunan boleh berjalan dengan baik sebagai bentuk dari kontribusi positif dari masyarakat beragama dalam mendukung pembangunan,” ujar Simbiak.

Baca juga:  Seleksi Terbuka 19 Jabatan Eselon II Pemprov Papua Barat Resmi Dibuka

Rakor diikuti oleh peserta yang merupakan tokoh agama dari 13 kabupaten dan kota. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari.

Kepala Biro Kesra Papua Barat, Eduard Toansiba, mengatakan salah satu isi penting peraturan bersama tentang FKUB, yakni memiliki fungsi untuk memelihara kerukunan dan memberdayakan umat beragama.

Oleh karena itu, rakor FKUB ini hendaknya dapat mengidentifikasi hambatan dan kendala di lapangan. Kata Eduard, agar dapat ditemukan upaya untuk mengoptimalkan peran dan fungsi FKUB di masa yang akan datang.

Baca juga:  Kukuhkan Lembaga Keagamaan, Waterpauw Harap Hidupkan Moderasi Beragama

“Hendaknya rakor ini mampu merumuskan masukan tentang langkah-langkah kebijakan yang mensinergikan program pemerintah pusat dan daerah dalam hal pendanaan, pembinaan, pengawasan, dan pemberdayaan FKUB ke depan,” harapnya.

Melalui rakor ini juga diharapkan dapat memotivasi semua pihak untuk terbentuknya dan berfungsinya FKUB di seluruh kabupaten/kota serta terjalin kerja sama yang solid antara sesama FKUB maupun antara FKUB dengan pemerintah. (*/Red)

Latest articles

1.000 Berkas Mahasiswa Papua Barat Cerdas Rampung Diverifikasi, Target Penyaluran 17...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mempercepat penyaluran bantuan pendidikan melalui program Papua Barat Cerdas (PBC). Sebanyak 1.000 berkas mahasiswa telah rampung...

More like this

1.000 Berkas Mahasiswa Papua Barat Cerdas Rampung Diverifikasi, Target Penyaluran 17 Agustus

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mempercepat penyaluran bantuan pendidikan melalui program...

Dominggus Optimistis Papua Barat Kebagian Kuota Rekrutmen 70 Ribu Polisi Hutan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan optimistis Papua Barat akan memperoleh kuota...

Gubernur Papua Barat Evaluasi Program Prioritas, Paket OAP Segera Difinalisasi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengevaluasi pelaksanaan program prioritas pemerintah provinsi...