MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memborong durian dan hasil kebun milik warga yang berjualan di ruas Jalan Anggori hingga Susweni. Ajakan itu untuk menggerakkan perputaran ekonomi masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan setelah ASN menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Dominggus meminta sebagian pendapatan itu dibelanjakan kepada pedagang lokal agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
“Karena sudah dapat TPP, maka kita berbagi dengan masyarakat yang berjualan di sepanjang jalan Anggori hingga Susweni. Mari kita belanja sehingga perputaran uang bisa dirasakan masyarakat,” ujar Dominggus saat memimpin apel gabungan di Kampung Inamberi, Manokwari, Jumat (3/7/2026).

Dia mengatakan kebijakan itu berawal dari keluhan warga yang ditemuinya saat melintas sepulang kerja beberapa hari sebelumnya. Warga meminta ASN ikut membeli dagangan mereka, mulai dari durian, buah-buahan, hingga hasil kebun lainnya.
Dominggus mengarahkan seluruh ASN yang mengikuti apel gabungan untuk langsung mendatangi lapak-lapak milik masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan Anggori hingga Susweni.
“Setelah apel ini silakan menyebar, borong masyarakat punya jualan,” katanya.
Dominggus meminta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) mengevaluasi pembayaran TPP ASN yang belum menerimanya. Kebijakan itu ditujukan bagi ASN yang tidak melakukan absensi elektronik karena terlibat dalam kepanitiaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV.
“Kepala dinas coba cek baik ASN yang belum dapat TPP karena absen sementara sibuk dalam kepanitiaan Pesparawi, itu diberikan kelonggaran,” ucapnya.
Menurut Dominggus, kebijakan tersebut diharapkan memberi keadilan bagi ASN yang menjalankan tugas tambahan dalam agenda nasional. Pemprov Papua Barat juga ingin memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat melalui meningkatnya transaksi di tingkat kampung. (LP14/red)









