Gubernur Papua Barat Resmikan Insinerator di Manokwari, Targetkan PAD Rp1,1 Miliar per Tahun

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meresmikan operasional alat insinerator pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Kampung Masyepi, Manokwari, Jumat (2/5/2025). Fasilitas ini ditargetkan mampu menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp1,1 miliar per tahun bagi Papua Barat.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan balon ke udara sebagai simbol dimulainya operasional pengelolaan limbah B3 menggunakan insinerator.

Dominggus menyampaikan rasa syukur atas hibah alat insinerator dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI yang diberikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat pada 2021. Alat ini merupakan fasilitas pengelolaan limbah B3 pertama di tanah Papua dan menjadi respons atas peningkatan limbah medis, khususnya selama pandemi Covid-19.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Target Serapan Anggaran 90 Persen di Desember

Insinerator ini memiliki kapasitas 150 kg per jam. Dengan alat ini, diharapkan pengelolaan limbah medis dari fasilitas kesehatan di seluruh wilayah Papua dapat terakomodasi.

Dia menambahkan, keberadaan insinerator akan menekan biaya pengiriman limbah B3 ke Pulau Jawa dan mencegah pencemaran lingkungan akibat penumpukan limbah medis. Lebih dari itu, operasional alat ini akan menjadi sumber PAD melalui retribusi pengelolaan.

Baca juga:  Pj Sekda Buka-bukaan Soal Beban Berat Pemprov PB: Belanja Pegawai Terlalu Besar

“Karena mesin ini pertama di Papua, berarti tidak hanya terbatas pada Manokwari, Papua Barat, tetapi bisa juga kabupaten-kabupaten ataupun provinsi lain di Papua,” ujarnya.

Dominggus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan fasilitas tersebut, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Papua Barat yang menjadi motor penggerak pembangunan.

Baca juga:  Rakornis BPSDM Papua Barat Bahas Harmonisasi Kebijakan Pengembangan ASN

“Terima kasih saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Dominggus mengimbau masyarakat untuk menjaga komunikasi dan menyelesaikan persoalan secara dialogis jika ada kendala ke depan.

“Saya berpesan jika ada masalah datang kepada gubernur, kepada kepala dinas atau pihak kantor pengelola limbah B3 untuk didiskusikan bersama. Jangan langsung palang kantor dan bakar-bakar ban. Karena alat ini ada untuk kepentingan bersama. Mari kita budayakan baik sehingga dapat mewujudkan kemajuan daerah,” tuturnya. (LP14/red)

Latest articles

Aparat Buru 2 Terduga Penembak Warga di FBLB Jayawijaya, Diduga KKB...

0
JAYAWIJAYA, LinkPapua.id – Aparat gabungan memburu dua terduga penembak dua warga di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Kedua terduga...

More like this

Papua Barat Lepas 20 Peserta MTQ Korpri Nasional, Bawa Target Perbaikan Prestasi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melepas 20 peserta untuk mengikuti MTQ...

Gubernur Dominggus Buka Pameran UMKM Papua Barat, Dorong Produk Lokal Jadi Raja di Rumah Sendiri

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka Pameran UMKM Papua Barat 2026...

Gubernur Papua Barat: 1 Agustus Seharusnya Atribut HUT Kemerdekaan RI Sudah Terpasang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyoroti belum terpasangnya baliho dan spanduk...