Harga Komoditas di Pasar Wosi Manokwari: Cabai Turun, Beras Masih Tinggi

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Wosi, Manokwari masih fluktuatif memasuki pekan kedua Ramadan. Harga beras terbilang masih tinggi, sementara cabai mulai turun dalam beberapa pekan terakhir.

“Harga masih normal. Kalau cabai turun, tomat sama bawang naik tapi tak seberapa,” ujar salah satu pedagang Pasar Wosi, Murinah kepada Linkpapua, Selasa (26/3/2024).

Menurut Murinah, harga-harga komoditas masih naik turun (fluktuatif). Kenaikan terjadi pada beberapa bahan dapur seperti bawang merah dan bawang putih serta tomat.

Baca juga:  Warga Segel Pasar Wosi Manokwari, Aktivitas Perdagangan Lumpuh

Ia memperkirakan harga masih bisa naik menjelang Lebaran Idul Fitri. Terutama pada komoditas pokok seperti beras, minyak goreng dan bumbu dapur.

“Sekarang ada kenaikan tetapi tidak terlalu tinggi. Malah tidak setinggi tahun lalu. Tahun lalu kan pas masuk Ramadan harga naik sekali,” tuturnya.

Murinah justru mengeluhkan turunnya harga cabai memasuki Ramadan.

“Cabai malah sekarang turun sekali. Pedagang mengeluh semua cabai murah,” ujarnya.

Baca juga:  Harga Bahan Pokok di Papua Barat Mulai Naik, Distributor Diminta Jaga Stok

Sementara itu, Ardo, pedagang Pasar Wosi lainnya mengatakan, harga sembako khususnya beras, minyak goreng, dan gula masih terbilang normal. Menurut Ardo, tak ada kenaikan signifikan pada kebutuhan pokok ini.

“Harga beras kan memang naik sejak sebelum Ramadan. Sekarang masih tinggi,” ucapnya.

Ia menambahkan, sudah terjadi kenaikan harga beras pada bulan-bulan sebelumnya sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Sehingga jika diakumulasi memang terjadi kenaikan cukup mencolok.

Baca juga:  195 Bintara Polda Papua Barat Dilantik di SPN Jayapura

“Karena tingginya harga beras pembeli juga agak sepi. Orang kalau beli beras jumlahnya dikurangi. Beda dengan duku-dulu” katanya.

Ardo berharap, kenaikan tidak terjadi lagi menjelang Idul Fitri. Sebab kata dia imbasnya bisa menurunkan minat beli masyarakat.

“Harapannya kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat semoga pemerintah dapat mengatasi keluhan masyarakat terhadap kenaikan harga kebutuhan sembako khususnya beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat luas pada umumnya,” tuturnya. (LP13/red)

Latest articles

Ali Baham soal Aspirasi DOB Papua Barat Tengah: Kuncinya Penuhi Syarat...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Aspirasi pembentukan Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di Papua Barat. Pemprov Papua Barat menegaskan pembentukan daerah otonom baru (DOB) harus...

More like this

Ali Baham soal Aspirasi DOB Papua Barat Tengah: Kuncinya Penuhi Syarat dan Proses Konstitusional

MANOKWARI, LinkPapua.id – Aspirasi pembentukan Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di Papua Barat....

DPRP Papua Barat Akan Kawal Usulan Pembentukan Provinsi Bomberai

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat akan mengawal usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB)...

Seluruh Fraksi DPRP Setujui Pertanggungjawaban APBD Papua Barat 2025 Jadi Perda

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seluruh fraksi DPRP Papua Barat menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang...