Imbas Serangan Iran, Kemenhaj Keluarkan Imbauan bagi Jemaah Umrah

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengeluarkan imbauan khusus bagi jemaah umrah Indonesia menyusul memanasnya situasi keamanan di Timur Tengah akibat serangan Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran. Kondisi ini diprediksi berdampak langsung pada kelancaran operasional penerbangan internasional dari dan menuju Arab Saudi.

“Beberapa penerbangan menuju dan dari Arab Saudi berpotensi mengalami penjadwalan ulang, penundaan, atau pembatalan. Pastikan status penerbangan secara berkala sebelum berangkat ke Bandara,” tulis Kemenhaj dalam imbauan resminya melalui akun Instagram, Minggu (1/3/2026).

Pemerintah meminta seluruh jemaah untuk tidak panik dan tetap waspada terhadap informasi jadwal keberangkatan maupun kepulangan. Koordinasi dengan pihak maskapai menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi penyesuaian jadwal ini.

Baca juga:  Trump ke Pemimpin Baru Iran: Kalau Tak Dapat Restu AS, Tak Bakal Lama

“Seluruh jemaah umrah Indonesia diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari maskapai penerbangan, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan otoritas terkait,” tulisnya lagi.

Kemenhaj bersama perwakilan RI di Arab Saudi memastikan akan terus mengawal keamanan jemaah selama berada di Tanah Suci. Seluruh pelayanan dipastikan tetap berjalan semaksimal mungkin di tengah situasi konflik yang berkembang.

Baca juga:  Waduh! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Usai Lebaran, Gus Ipul Siapkan Sanksi

“Kemenhaj, Perwakilan Republik Indonesia di Arab Saudi bersama otoritas terkait terus berupaya memastikan agar jemaah tetap aman dan terlayani dengan baik,” lanjut pernyataan tersebut.

Pihak Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) juga diminta untuk siaga melakukan komunikasi intensif dengan instansi terkait di Saudi. Hal ini bertujuan agar setiap kendala di lapangan dapat segera teratasi dengan cepat.

“PPIU tetap menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, maupun KBRI Riyadh,” tambahnya.

Kemenhaj juga memberikan pesan khusus kepada pihak keluarga jemaah yang berada di tanah air agar tidak merasa khawatir berlebihan. Informasi perkembangan kondisi jemaah akan disampaikan melalui saluran komunikasi resmi masing-masing travel umrah.

Baca juga:  Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas Usai Serangan Israel-AS

“Keluarga Jemaah di Tanah Air tetap tenang, komunikasi dilakukan melalui PPIU masing masing agar setiap perkembangan diperoleh dari saluran resmi dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Pemerintah menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan guna menjamin keselamatan warga negara Indonesia. Saat ini situasi di Arab Saudi masih terus dipantau secara ketat oleh tim di lapangan. (*/red)

Latest articles

Warga Papua Barat Tersebar di Gunung hingga Pesisir, Pemprov Minta KPU...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyesuaikan standar pelayanan kepemiluan dengan kondisi masyarakat yang tersebar di wilayah...

More like this

Sidang PHPU di MK, KPU Akui Tak Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran ke Disdik

JAKARTA, LinkPapua.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui tidak melakukan verifikasi langsung ke dinas...

Denny Indrayana cs Gugat Gibran di MK, Minta Presiden Ajukan 2 Wapres Baru

JAKARTA, LinkPapua.id – Denny Indrayana bersama sejumlah pihak mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

Menkop Ferry Targetkan 25 September Manajer KDKMP Mulai Masuk Kantor

JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menargetkan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...