Jabatan Pimpinan Kosong, Aktivitas Perkantoran Dispar Papua Barat Setop Sementara

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Aktivitas perkantoran Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Papua Barat setop sementara. Ini menyusul sudah satu bulan lebih jabatan kepala dinas di instansi pemerintahan ini kosong.

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dispar Papua Barat, Ocha Yanti, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat, dalam hal ini Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, atau Sekda Papua Barat, Nataniel D. Mandacan, turun tangan.

Sebab, kata dia, akibat kekosongan jabatan, proses pengambilan keputusan dan penyerapan anggaran kini jadi terhambat. Buktinya, memasuki triwulan II, anggaran di Dispar baru terserap 11,7 persen.

Baca juga:  BKMT Papua Barat Perkuat Sinergi Pemprov dan Polda Jelang Milad Ke-45

“Urusan rutinitas di kantor selama ini saja kami sudah bingung, misalnya pembayaran utang piutang, gaji pegawai, dan Listrik serta air. Ini karena tidak ada pimpinan sejak Mei lalu, kepala dinas diganti,” kata Ocha, Rabu (15/6/2022).

Sekretaris Dispar Papua Barat, Ruland R. Sarwom, mengatakan seluruh staf dan pegawai termasuk honorer saat ini melakukan aksi mogok kerja hingga ada respons perihal kekosongan jabatan pimpinan.

Baca juga:  OJK: Sektor Keuangan Papua Barat Stabil, Aset Perbankan Rp32,16 Triliun

“Mulai hari ini seluruh kabid dan kabag serta staf ASN dan tenaga honorer melakukan aksi mogok kerja. Aksi ini berakhir jika ada respons dari Penjabat Gubernur maupun Sekda Papua Barat menyikapi kekosongan jabatan di dinas kami,” ucapnya.

Sejak satu bulan lebih pihaknya menunggu SK pelaksana tugas Kepala Dispar Papua Barat, tetapi belum ada keputusan dari pengambil kebijakan.

Baca juga:  Ekspor Papua Barat Turun 17,06 Persen, Bahan Bakar Mineral Mendominasi

“Beberapa kali bidang yang memiliki kewenangan di dinas ini telah berkoordinasi melalui BKD Papua Barat maupun ke Sekda, bahkan Sekda telah menyurat ke BKD untuk menindaklanjuti, namun sampai saat ini belum ada respons,” tuturnya.

Irman, salah satu staf, berharap respons cepat dari pengambil kebijakan menyikapi masalah persoalan ini. “Kalau kondisi ini terus begini bagaimana kita mau bekerja melakukan kegiatan pelayanan,” ujarnya. (LP2/Red)

Latest articles

FASI III Papua Barat Digelar 13–14 November, 5 Kafilah Siap Berkompetisi

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) III tingkat Provinsi Papua Barat akan digelar pada 13–14 November 2026. Sebanyak 5 kafilah dari kabupaten...

More like this

FASI III Papua Barat Digelar 13–14 November, 5 Kafilah Siap Berkompetisi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) III tingkat Provinsi Papua Barat akan...

‎BPJS Keliling Hadir di Prafi, Geonoveva Terbantu Urus Kepesertaan JKN Usai Suami Meninggal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Layanan BPJS Keliling di Puskesmas Mowbja, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua...

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event Nasional

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat...