Jadi Tuan Rumah Pesparawi Nasional 2026, Papua Barat Dituntut Buktikan Infrastruktur

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat memikul tanggung jawab untuk membuktikan kesiapan infrastruktur hingga tata kelola anggaran sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV 2026. Ajang keagamaan berskala besar ini menuntut kesiapan matang mulai dari akomodasi, transportasi, hingga aspek keamanan bagi kontingen seluruh Indonesia.

“Kesempatan ini harus dimaknai sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kehangatan, serta mendukung terselenggaranya kegiatan secara lancar dan bermakna,” ujar Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dalam Rakornas persiapan Pesparawi di Hotel Aston Niu, Manokwari, Kamis (26/2/2026).

Baca juga:  TAPD dan Banggar DPR Papua Barat Sinkronisasi KUA-PPAS APBD-P 2023

Dominggus mengakui kepercayaan pusat menjadikan Papua Barat sebagai tuan rumah adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan berat. Dia meminta seluruh jajaran untuk tidak hanya fokus pada seremonial, tetapi memastikan kesiapan fasilitas teknis di lapangan.

Baca juga:  Pemerintah Siap Bangun 463 Unit Rumah Untuk Korban Kebakaran Borobudur

“Puji-pujian kepada Tuhan adalah ungkapan kasih dan penghormatan kepada Sang Pencipta, membawa damai dalam hati sekaligus mempersatukan kita dalam iman dan pengharapan,” katanya.

Persiapan infrastruktur menjadi sorotan mengingat ribuan peserta dari berbagai provinsi akan memadati Manokwari. Sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar kualitas pelayanan dan kenyamanan tamu tetap terjaga selama perhelatan berlangsung.

Baca juga:  Festival Ecotourism 2022, Diharap Jadi Stimulus Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat

Selain masalah fisik, pemerintah daerah juga ditekankan untuk menjaga transparansi dalam pengelolaan anggaran kegiatan. Hal ini krusial agar pelaksanaan ajang nasional ini berjalan bermartabat dan terhindar dari kendala administratif di kemudian hari.

Rakornas ini diharapkan melahirkan keputusan operasional yang terukur bagi seluruh lembaga pengembangan Pesparawi. Fokus tetap pada penguatan mental dan spiritual umat melalui panggung seni suara yang inklusif. (LP14/red)

Latest articles

Akses Masih Terbatas, DPR RI Ungkap Tantangan Program Makan Bergizi di...

0
MERAUKE, LinkPapua.id – Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengungkap sejumlah hambatan dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

More like this

Akses Masih Terbatas, DPR RI Ungkap Tantangan Program Makan Bergizi di Merauke

MERAUKE, LinkPapua.id – Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengungkap...

Pemprov Papua Barat Usul Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat ke Kementerian ESDM

JAKARTA, LinkPapua.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mengusulkan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR)...

Gubernur Papua Barat Minta Tambahan TKD Jadi Rp 5,06 T untuk Percepatan Otsus

JAKARTA, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengusulkan kenaikan Dana Transfer ke Daerah...