Jelang Iduladha, Pemprov Papua Barat Gelar Lagi Gerakan Pangan Murah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Menjelang Lebaran Iduladha 1446 H/2025 M, Pemprov Papua Barat kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan pokok. Program yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan ini digelar di halaman Rumah Sakit Provinsi, Rabu (4/6/2025), dan disambut antusias masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat, Lasarus Ullo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari lima kali pelaksanaan GPM yang direncanakan sepanjang tahun 2025. Hingga saat ini, sudah empat kali program ini digelar, dua di antaranya berlangsung di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan dan dua lainnya di halaman Rumah Sakit Provinsi.

Baca juga:  KPU Manokwari Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak

“Jika dilihat hari ini, antusias masyarakat sangat tinggi dan sangat ramai mendatangi stan-stan yang ada,” ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya telah menyebarkan informasi tentang kegiatan ini melalui RT/RW di sekitar lokasi kegiatan, agar masyarakat bisa lebih siap dan terlibat aktif. Lasarus juga menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi warga yang datang berbondong-bondong untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Baca juga:  DPR Papua Barat Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2022

Namun, keterbatasan anggaran menjadi tantangan tersendiri. Tahun lalu, Dinas Ketahanan Pangan mendapat dukungan anggaran dari pusat sebesar Rp3 miliar, tetapi pada tahun ini hanya sebesar Rp1 miliar, dengan alokasi untuk GPM hanya Rp100 juta. Padahal, menurut Lasarus, sekali pelaksanaan GPM membutuhkan dana sekitar Rp20 juta.

“Tahun lalu kita bisa membuat GPM lebih dari lima kali, namun tahun ini karna keterbatasan anggaran hanya mendapat jatah lima kali. Sementara masyarakat sangat mengharapkan program GPM terus dijalankan, terutama menjelang hari-hari besar seperti hari raya,” katanya.

Baca juga:  Jelang Mubes ke-4, Finya Maybrat Aksi Bersih-bersih di Kota Manokwari

Untuk itu, Lasarus berencana melaporkan pelaksanaan GPM ini kepada Gubernur Papua Barat. Dia berharap program ini bisa mendapat dukungan dari anggaran daerah agar tetap berlanjut di masa mendatang.

“Banyak masyarakat terus menanti-nanti GPM ini karena memang harga pangan yang dijual di bawah harga normal,” ucapnya.

Lasarus berharap pelaksanaan GPM terakhir tahun ini nantinya bisa lebih ramai dan melibatkan lebih banyak stan kontributor. (LP14/red)

Latest articles

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut sebagai Komisioner KPU Papua Barat periode 2025-2030 ke Polresta Manokwari....

More like this

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...