JKN Bantu Pasien di Manokwari Jalani Perawatan Retensi Urine Tanpa Beban Biaya

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membiayai seluruh perawatan medis seorang warga yang menderita penyakit retensi urine di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Pasien tersebut dapat mengakses pengobatan intensif di rumah sakit tanpa harus terbebani biaya sepeser pun.

“Awalnya saya kira hanya gangguan biasa. Namun, lama-kelamaan rasa sakit semakin berat hingga saya tidak bisa buang air kecil sama sekali sehingga harus segera ke rumah sakit,” ujar pasien bernama Oke Apriyanto (39) saat menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Manokwari, Minggu (21/6/2026).

Baca juga:  BPJS Kesehatan Mansel Komitmen Jaga Kualitas Layanan JKN

Penyakit gangguan saluran kemih yang dialaminya sempat memburuk hingga memicu kekhawatiran keluarga terkait ongkos pemeriksaan penunjang. Beruntung seluruh skema penanganan kedaruratan di fasilitas kesehatan tersebut dijamin penuh oleh kepesertaan aktif BPJS Kesehatan.

Baca juga:  Bupati Yohanis Bangga Sambut Pangdam di Teluk Bintuni: Kehormatan Besar

Selama menjalani masa pemulihan di bangsal perawatan, Oke mengaku mendapatkan pelayanan yang merata tanpa ada tindakan diskriminasi. Petugas medis memperlakukan pasien jaminan sosial secara setara dengan pasien reguler atau umum.

Menurutnya, jaminan proteksi kesehatan sangat vital lantaran risiko datangnya penyakit tidak dapat diprediksi secara pasti. JKN dianggap memangkas risiko finansial warga saat mendadak membutuhkan tindakan medis yang berbiaya mahal.

Baca juga:  Bulat! Muskerwil PPP Papua Barat Rekomendasikan Ganjar Pranowo Capres 2024

“Kita tidak pernah tahu kapan sakit datang. Karena itu saya berharap Program JKN tetap berlanjut dan menjangkau seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil,” katanya.

Pasien berharap manajemen fasilitas kesehatan dapat konsisten meningkatkan mutu layanan agar penanganan ke depan berjalan lebih cepat. Warga juga diimbau untuk terus mengontrol keaktifan status kepesertaan masing-masing agar terhindar dari kendala administrasi saat berobat darurat. (LP14/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10 Persen

MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi...

Survei Kerukunan Bintuni, Wabup Joko Minta Data Disampaikan Objektif

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Wabup Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat...

Lewat Duta Muda EduTour, BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN di Kalangan Pelajar

MANOKWARI, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari memperkuat literasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...