Kasus Laka Lantas Manokwari Naik di 2025, 62 Orang Meninggal Dunia

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polresta Manokwari, Papua Barat, mencatat kenaikan signifikan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sepanjang tahun 2025 dengan total 316 kejadian. Insiden di jalan raya ini merenggut nyawa 62 korban jiwa, yang menunjukkan peningkatan fatalitas hingga 41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jumlah kejadian lalu lintas tahun 2024 sebanyak 294 kasus, kemudian tahun 2025 sebanyak 316 kasus, terjadi peningkatan,” ujar Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan dalam press release akhir tahun, Rabu (31/12/2025).

Baca juga:  Polresta Manokwari Terjunkan Ratusan Personel Amankan Pasar Sanggeng

Ongky menjelaskan kenaikan kasus ini diikuti dengan bertambahnya jumlah korban luka berat dan meninggal dunia. Berdasarkan data kepolisian, total ada 575 korban kecelakaan yang terdata sepanjang satu tahun terakhir.

“Untuk korban meninggal dunia tahun 2024 sebanyak 44 orang, kemudian tahun 2025 sebanyak 62 orang. Luka berat dari 180 orang pada tahun 2024 naik menjadi 230 orang di tahun 2025, sedangkan luka ringan justru menurun,” tuturnya.

Meski angka luka berat melonjak 28 persen, korban luka ringan justru mencatatkan penurunan tipis. Polresta mencatat ada 281 korban luka ringan di tahun 2025, menyusut 6 persen dari angka 300 orang pada tahun 2024.

Baca juga:  Jembatan Maruni Manokwari Dipalang Warga sejak Senin Pagi

Kenaikan jumlah kecelakaan ini juga berdampak langsung pada bengkaknya nilai kerugian materi. Ongky mengungkapkan total kerugian material tahun ini mencapai angka Rp 2,3 miliar lebih.

“Kerugian material pada tahun 2025 sebesar Rp 2.398.300.000 dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024,” ungkap Ongky.

Dalam penanganan kasusnya, polisi turut berkoordinasi dengan instansi militer untuk perkara yang melibatkan oknum tertentu. Tercatat ada satu berkas kasus yang penanganannya dialihkan ke pihak berwenang di TNI.

Baca juga:  Antisipasi Penjarahan, Polisi Berjaga di Lokasi Kebakaran Pasar Wosi

“Untuk pelimpahan kasus, ada satu kasus yang kita limpahkan ke POM TNI-AD,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Ongky mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam berkendara, terutama penggunaan helm dan kelengkapan administrasi. Ia menekankan bahwa tindakan tegas petugas di lapangan semata-mata demi meminimalisir risiko nyawa melayang di jalan.

“Upaya ini bukan karena benci, tetapi demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (*/red)

Latest articles

Pemprov Papua Barat Target Raih Opini WTP, Komitmen Selesaikan Temuan BPK

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menargetkan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan daerah. Pemprov memastikan seluruh temuan Badan...

More like this

Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini...

Gubernur Papua Barat: Jalan Rusak di Prafi Manokwari Diupayakan Diperbaiki 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan akan mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan...

Gubernur Papua Barat Serahkan 2 Motor untuk Pelayanan GKI Hatam Moile Meach

MANOKWARI, LinkPapua.id– Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan dua unit sepeda motor kepada Klasis...