Kelompok TPNPB-OPM Kembali Tebar Teror, Minta 2 Anggotanya Dibebaskan

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) terus menebar teror. Mereka juga menyampaikan tuntutan kepada TNI-Polri.

Juru Bicara TPNPB-OPM melalui keterangannya, Jumat (10/9/2021), mengatakan pihaknya akan terus melakukan penyerangan terhadap aparat negara, TNI dan Polri, hingga bisa membebaskan Papua dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Panglima TPNPB-OPM bersama Komandan Operasi TPNPB Kodap IV Sorong Raya pun sudah mengumumkan secara resmi atas serangan pasukan TPNPB-OPM terhadap pasukan TNI di Posramil Persiapan Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

“Kami adalah murni pasukan TPNPB-OPM Kodap 4 Sorong Raya di bawah pimpinan Jenderal Gen Goliat Naman Tabuni dan Komadan Operasi Umum setanah Papua Mayor Jenderal Lekagak Telenggen kami perang di kepala burung,” tegas Seby Sambom.

Baca juga:  Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Pelajar di Papua Barat Baru 6,8 Persen

Dia menegaskan, TPNPB dalam laporan Arnold Kocu selaku pimpinan gerilyawan wilayah Sorong Raya menyampaikan bahwa perang akan terus berlangsung hingga Papua merdeka.

“Perang TPNPB-OPM dipimpin langsung adalah saya sendiri di lapangan. Apabila banyak berita ini atau itu, semua tidak Benar. Saya perang bersama pasukan saya atas perintah Panglima Kodap 4 Sorong Raya Brigadir Jenderal Denny Moss. Jadi kami ini bukan OTK, KKLD, dan lain-lain. Kami aalah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat,” Arnold Kocu menekankan melalui juru bicara.

Baca juga:  Kenali Wajahnya! Polda Papua Barat Sebar Foto DPO Penyerangan Posramil Kisor

Seby Sambom juga menyampaikan “kelompok abu-abu” dalam perjuangan, mereka jangan manfaatkan hasil perang yang dilancarkan melawan TPNPB-OPM dengan aparat negara.

“Kata Arnold Kocu Komadan Operasi Kodap 4 Sorong Raya melaporkan  bahwa pihaknya dengan pasukan sudah menguasai di Jalan Sorong-Tambrauw-Manokwari. Jadi kalau hari ini terjadi operasi di belakang Maybrat berarti jalan darat kami akan tutup dan dilarang untuk semua jenis kendaraan tidak boleh melintasinya. Apalagi aktivitas pembangunan, kami tetap hancurkan,” tuturnya.

Arnold Kocu dalam pesan tertulis yang disampaikan Seby Sambom menyerukan agar pasukan TNI dan Polri segera membebaskan dua orang yang pihaknya sebut merupakan warga sipil.

Baca juga:  Gubernur Dominggus Kukuhkan 7 Paskibra Papua Barat 2021

“Pasukan TNI-Polri segera bebaskan dua warga sipil yang ditangkap pada saat penyisiran di Distrik Aifat Selatan, yaitu atas nama Maikel Yam masyarakat bisa dan Simon Waimbwer anggota Satpol PP,” tegasnya.

Sebelumnya, akibat penyerangan TPNPB-OPM di Posramil Persiapan Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9/2021), empat prajurit TNI tewas.

Setelahnya aparat gabungan TNI-Polri bergerak cepat mengejar hingga ke hutan belantara. Alhasil, tiga orang kelompok separatis itu berhasil diamankan. Namun, masih dilakukan pengejaran terhadap anggota lainnya yang berkisar lebih dari 20 orang lagi. (LP2/red)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...