Masih Soal BBM, OKP Manokwari Kembali Gelar Aksi di Kantor DPR Papua Barat

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) Manokwari (GMNI, KAMMI, PMII, GMKI, HMI, BEM dan sejumlah Ikatan Mahasiswa), Selasa (27/9/2022), kembali menggelar aksi di Kantor DPR Papua Barat.

Mereka datang kedua kalinya ke Kantor DPR Papua Barat mempertanyakan terkait aksi pertama beberapa waktu lalu yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Dalam aksi ini, mahasiswa membakar ban di depan pintu masuk Kantor DPR Papua Barat yang berada di Kompleks Perkantoran Gubernur Papua barat, Arfai.

Baca juga:  Plt Sekda Papua Barat: APBD 2024 Ditetapkan 25 November

Pada aksi mahasiswa ini yang juga dilaksanakan pada 9 September 2022 lalu, ada sekitar lima tuntutan yang disampaikan. Pertama, pemerintah segera mencabut kenaikan harga BBM bersubsidi.

Kedua, pemerintah segera merealisasikan Perpres Nomor 55 Tahun 2019. Ketiga, pemerintah segera memberantas mafia BBM. Keempat, tolak Permen BLT. Kelima, pemerintah segera membangun smelter pengolahan minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Baca juga:  Pemkab Manokwari Proyeksi Setiap Tahun 200 Rumah di Pelosok Teraliri Listrik

Dalam aksi ini, Wakil Ketua III DPR Papua Barat, Yongki Fonataba, dan sejumlah anggota DPR Papua Barat menerima massa aksi.

Fonataba menyampaikan bahwa BBM naik secara nasional sehingga ada proses yang harus dilalui. DPR Papua Barat, kata dia, akan menindaklanjuti sampai ke pusat. Keputusan pun nantinya ada di pusat, bukan di DPR Papua Barat.

Baca juga:  Salurkan Bantuan Kasih Natal, Ketua DPR PB Sisir Pedalaman Manokwari

“Orasi-orasi tadi tidak salah. Kami juga tidak diam, namun kami memakai langkah lain, seperti kebijakan dan kami juga tidak setuju menaikkan harga BBM secara sepihak,” paparnya.

Pihaknya pun berjanji akan melanjutkan aspirasi mahasiswa. “Kami berjanji, kami akan melanjutkan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah dan kami akan segera menyurat ke pemerintah dan ditindaklanjuti kepada pemerintah pusat,” ucapnya. (LP9/Red)

Latest articles

OJK Dukung Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Bank

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya kepastian hukum dalam penanganan kredit macet di sektor perbankan. Kepastian hukum dinilai perlu untuk mendukung...

More like this

DPRK Teluk Wondama Minta Percepatan Pembangunan Gereja Jelang Sidang Sinode GKI

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, mendorong pemerintah daerah mempercepat pembangunan...

Kodim 1801/Manokwari Gandeng Insan Pers Kawal Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kodim 1801/Manokwari memperkuat kemitraan dengan insan pers di Kabupaten Manokwari melalui pertemuan bersama...

DPRK Manokwari Tampung Aspirasi Sekolah Saat Monitoring LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan monitoring Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun 2025 turut...