Optimalisasi Dana Otsus, DPRK Wondama Dorong Biaya Kuliah S1-S3 bagi OAP

Published on

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Teluk Wondama, Papua Barat, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama mengoptimalkan penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk membiayai pendidikan tinggi. Legislator meminta pemerintah memprioritaskan bantuan biaya kuliah bagi putra-putri orang asli Papua (OAP) mulai dari jenjang S1, S2, hingga S3.

Hal itu mencuat saat Wakil Ketua II DPRK Wondama Soleman Karubuy menyampaikan usulan melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRK pada forum Musrenbang RKPD Teluk Wondama 2027 dan Musrenbang Otsus di Kantor Bupati Teluk Wondama, baru-baru ini. DPRK menilai pengalokasian anggaran beasiswa sangat penting bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu di daerah tersebut.

Baca juga:  Persiapan 95 Persen, Pesparani IV Papua Barat Siap Sambut 800 Peserta

“Pemerintah daerah perlu menyiapkan anggaran untuk membantu pendidikan bagi anak-anak kita yang bersekolah supaya tidak putus sekolah. Dana Otsus itu harus dipakai untuk membangun SDM supaya mereka juga bisa memiliki kemampuan untuk membangun daerah ini,” ujar Soleman.

DPRK Wondama juga menyoroti perlunya penataan ulang distribusi guru di berbagai sekolah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan. Pihak legislatif mendorong pemerintah daerah menambah jumlah tenaga pendidik pada mata pelajaran tertentu yang masih terbatas.

Baca juga:  HAB Ke-77, Kakan Kemenag Teluk Bintuni: Jadilah Oase dan Pelayan Masyarakat Terbaik

Kesejahteraan guru menjadi poin penting lain yang masuk dalam usulan dewan kepada jajaran eksekutif. Soleman mewakili Ketua DPRK Aplena Dimara menekankan perlunya strategi jangka panjang untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM.

“Kami mengusulkan adanya penyusunan roadmap pendidikan untuk percepatan peningkatan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Teluk Wondama,” katanya.

Untuk diketahui, selama ini Pemkab Teluk Wondama telah mengucurkan anggaran bantuan pendidikan melalui Dana Otsus bagi pelajar dan mahasiswa OAP. Bagian Kesra Setda mencatat alokasi bantuan pendidikan mencapai Rp2 miliar pada tahun 2026.

Baca juga:  Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua: Dana Otsus Jangan Buat Jalan-Jalan

Pemerintah membagi anggaran tersebut ke dalam dua kategori besar untuk mendukung pendidikan putra-putri asli Wondama. Mahasiswa kedokteran mendapatkan alokasi Rp1 miliar, sedangkan mahasiswa umum menerima Rp1 miliar sisanya.

Para mahasiswa umum menerima besaran bantuan yang bervariasi berdasarkan latar belakang pekerjaan orang tua masing-masing. Nominal bantuan tersebut berada pada kisaran Rp2,5 juta hingga Rp4,5 juta per orang. (rex/red)

Latest articles

Sambut Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026, BI Papua Barat Tekankan...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat menggelar Media Briefing dalam rangka menyambut rangkaian acara puncak Pesta Sinoli x Torang Locavore...

More like this

Kurasi Sastra Lisan 7 Suku, Wabup Bintuni Minta Segera Dibukukan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta sastra lisan...

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat...

Pemkab Manokwari Pastikan Peserta JKN Tak Dibebani Iur Biaya Tambahan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemkab Manokwari, Papua Barat, bersama BPJS Kesehatan memperkuat kepesertaan dan keaktifan...