Pegaf Masuk Daerah Rawan Bencana, Ketua DPR: Masifkan Sosialisasi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor mengungkapkan OPD terkait harus sering melaksanakan sosialisasi tentang kerawanan bencana di Pegunungan Arfak.

Pasalnya masih minimnya pemahaman masyarakat terhadap ancaman bencana didaerah tersebut.

Dalam sosialisasi kebencanaan yang digelar di Demaisi Distrik Minyambouw oleh Yayasan Sadar Informasi yang bekerja sama dengan Forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Manokwari pada Kamis (23/12/2021),Wonggor menyampaikan warga memiliki peranan penting dalam mitigasi bencana di wilayahnya.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Serahkan Materi APBD-P 2022 ke DPR, Naik Rp806 Miliar Lebih

“Sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat memang sangat penting sekali. Apalagi wilayah Pegaf ini termasuk rawan bencana khususnnya banjir dan longsor. Sehingga sosialisasi mitigasi bencana harus rutin dilaksanakan, terutama distrik-distrik yang rawan,” katanya.

“Antisipasi-antisipasi bagi masyarakat bisa dilakukan dengan sosialisasi-sosialisasi seperti ini. Sehingga jika terjadi bencana masyarakat sudah tahu apa yang harus dilakukan agar meminimalisir korban jiwa dan dampak yang dtimbulkan,”ujar Wonggor.

Kepala Kampung Demaisi Esau Tibiay mengungkapkan sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat selama ini masih minim.

Baca juga:  6 bulan Buron, Polresta Manokwari Ciduk Pelaku yang terlibat Penembakan Yan Warinussy

Setelah mendapat sosialisasi ini memberikan wawasan baru kepada masyarakat dan berharap ke depannya semua instansi terkait bisa berkoordinasi agar tidak terjadi bencana di wilayah Pegunungan Arfak.

Sementara itu ketua PRB Manokwari Roni Tamaela menilai dengan fenomena alam yang terjadi dibutuhkan ketangguhan masyarakat untuk memitigasi terjadinya bencana.

”Edukasi kepada masyarakat terhadap mitigasi bencana didaerah yang rawan bencana dan memperkenalkan masyarakat bagaimana mengenali ancaman disekitar tempat tinggalnya itu penting. Langkah antisipasi dan pasca bencana perlu diketahui oleh masyarakat termasuk bagaimana mengevakuasi mandiri. Dengan begitu bisa mengurangi resiko bencana,” bebernya.

Baca juga:  Media Gathering bersama Pekerja Media, Bawaslu Manokwari : Media Membantu Edukasi ke Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut juga telah disepakati forum penanggulangan bencana di tingkat kampung dengan melibatkan lapisan masyarakat dan perangkat kampung.

Kesempatan itu juga masyarakat mendapatkan bantuan bahan makanan (Bama) sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dalam menyambut natal. (LP3/Red)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...