Pemprov Papua Barat Pastikan Gaji Dokter RSUD Tetap Dibayar, Tak Terdampak Efisiensi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menegaskan delapan dokter yang bertugas di RSUD provinsi tetap akan menerima gaji dan tunjangan secara penuh di tengah upaya efisiensi anggaran.

Hal ini ditegaskan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, usai rapat bersama pihak RSUD dan Dinas Kesehatan Papua Barat. Menurutnya, kebijakan efisiensi tidak akan berdampak pada hak-hak tenaga medis.

“Beberapa waktu lalu kami sudah rapatkan bersama Direktur RSUD dan Dinas Kesehatan Papua Barat. Totalnya ada delapan dokter yang bekerja di RSUD telah diputuskan tidak terkena efisiensi anggaran,” ujar Dominggus di Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (8/4/2025).

Baca juga:  Hadapi Pilkada, Gerindra Papua Barat akan Survei dan Seleksi Internal Bakal Calon

Menurutnya, pemerintah provinsi tetap berkewajiban menjamin hak gaji para tenaga medis. Efisiensi anggaran akan diarahkan pada pos-pos lain yang tidak berdampak langsung pada pelayanan dasar.

“Hari ini atau besok saya akan cek kembali kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD dan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk mengetahui sejauh mana hasil pertemuan ditindaklanjuti,” katanya.

Baca juga:  Triwulan II 2022, Ekonomi Papua Barat Tumbuh 6,07 Persen

Dominggus menekankan bahwa sektor kesehatan merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah. Ketersediaan tenaga medis harus menjadi prioritas agar masyarakat tetap mendapatkan layanan yang layak.

“Untuk bisa beraktivitas dan bekerja membangun daerah ini kita harus sehat dan kuat terlebih dahulu. Jika ada yang sakit dan pihak medis tidak tersedia karena dipotong sebab efisiensi anggaran, hal ini justru menyalahi aturan. Terlebih lagi kebutuhan kesehatan di Papua merupakan hal yang penting,” terangnya.

Baca juga:  Pelajar di Kaimana Sambut Positif Program Layanan Kesehatan Dinkes PB

Dia menambahkan, pentingnya sektor kesehatan di Papua bahkan menjadi prioritas dalam program nasional, seperti Papua Sehat yang mendahului program Papua Cerdas dan Papua Produktif.

“Di sini sudah jelas bahwa kesehatan adalah paling utama. Walaupun ada efisiensi anggaran, pemerintah provinsi tetap berupaya menjamin kesehatan di Papua Barat bisa dipenuhi,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

BKPP Teluk Bintuni Serahkan 100 Peserta Latsar ke Brigif 26/Gurana Piarawaimo

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni, Sefnat N. Manikrowi, secara resmi menyerahkan 100 peserta Latihan Dasar...

More like this

BKPP Teluk Bintuni Serahkan 100 Peserta Latsar ke Brigif 26/Gurana Piarawaimo

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni,...

Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini...

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Kebakaran di Jayapura

JAYAPURA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga gerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat Dok 08 Jayapura...