Pemprov Papua Barat Tegaskan tak Ada PHK Tenaga Honorer karena Efisiensi Anggaran

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Penjabat Sekda Papua Barat Yacob S Fonataba menegaskan, tidak ada pengurangan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tenaga honorer karena adanya kebijakan efisiensi anggaran. Kebijakan ini sejalan dengan instruksi Presiden.

“Pemangkasan dana APBD sebesar Rp232 miliar yang berasal dari dana DAU, DAK dan dana otonomi khusus (otsus) itu tidak termasuk di dalamnya pemotongan tenaga honorer,” ujar Fonataba, Senin (17/2/2025).

Fonataba menjelaskan,,intruksi presiden kepada gubernur di antaranya yaitu membatasi belanja yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, seminar atau FGD. Selanjutnya yaitu mengurangi belanja dinas sebesar 50% dan membatasi belanja honorarium melalui pembatasan jumlah tim dan besaran honorarium yang mengacu pada perpres mengenai standar harga satuan regional.

Baca juga:  Plh Sekda Komitmen Papua Barat Jadi Provinsi dengan Serapan Anggaran Tertinggi

Fonataba menyebutkan hal itu juga ditegaskan oleh Menteri Keuangan RI bahwa efisiensi anggaran juga tidak termasuk pemotongan tenaga honorer. Dirinya melanjutkan, di samping adanya efisiensi anggaran, pemprov tetap akan berusaha melaksanakan kegiatan secara maksimal.

Baca juga:  Tanpa Pamrih, Komunitas Kemanusiaan di Manokwari Tunjukkan Kepedulian pada ODGJ

“Rapat yang dipimpin oleh penjabat gubernur hari Jumat lalu hanya membahas mengenai seputaran pelaksanaan program dan tidak ada pembahasan pemotongan tenaga honorer. Saya juga siangnya telah mengikuti rapat di BPKAD dan diminta melihat kegiatan yang prinsip agar dijadikan program prioritas dan antinya juga akan dilihat mana program yang akan dikurangi,” katanya.

Baca juga:  Polisi Autopsi Jenazah Presenter TVRI Yanto Idorway Meninggal di Air Terjun Memti Pegaf

Fonataba menambahkan bahwa setelah diputuskan program yang akan dikurangi maka akan dilanjutkan dengan pembahasan bersama DPR agar ditetapkan sebagai program prioritas dan dijalankan oleh gubernur terpilih.

“Jadi sekarang kita diminta dengan kecerdasan dalam menggunakan anggaran secara bijak. Saya berharap sekretaris, kasubag perencanaan dan kasubag keuangan agar memberikan data yang solid dan program akan dipangkas nantinya kita akan bahas bagaimana selanjutnya,” imbuhnya. (LP14/red)

Latest articles

Bidhumas Polda Papua Barat Gelar Baksos dan Sosialisasi HIV/AIDS di Ponpes...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75 tahun 2026, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Papua Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial...

More like this

Bidhumas Polda Papua Barat Gelar Baksos dan Sosialisasi HIV/AIDS di Ponpes Hidayatullah

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75 tahun 2026, Bidang...

‎Gubernur Papua Barat: Gereja Harus Jadi Agen Perubahan dan Mitra Strategis Pembangunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan gereja harus berperan sebagai agen...

Wagub Lakotani Ingatkan Kerja Sama Literasi Papua Barat Mesti Berbuah Nyata

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani mengingatkan kerja sama penguatan...