Ibu Alumni P2TIM Bintuni Dibunuh di Halsel: Terima Kasih Pelaku Ditangkap, Pak Polisi!

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Salomina Murmana, ibu kandung dari mendiang Kristian Robert Suu, menyampaikan apresiasi mendalam kepada kepolisian setelah pelaku pembunuhan anaknya berhasil diringkus. Korban yang merupakan alumni P2TIM Petrotekno asal Teluk Bintuni, Papua Barat, ditemukan tewas mengenaskan di wilayah Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara.

“Terima kasih Pak Kapolda Maluku Utara, Pak Kapolres Halmahera Selatan, dan juga Pak Kapolsek Obi, yang telah memimpin anak buahnya menangkap pelaku pembunuh anak saya. Sekali lagi, terima kasih atas kerja kerasnya,” ujar Salomina dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).

Baca juga:  Natal Pemkab Teluk Bintuni, Bupati Ajak ASN Layani Warga dengan Hati

Aksi pembunuhan ini terjadi di Desa Kawassi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, Jumat (17/4). Pelaku berinisial Ar (19) diduga menikam korban pada bagian perut dan mata setelah keduanya terlibat cekcok usai mengonsumsi minuman beralkohol di lokasi kejadian.

Setelah kejadian, Ar melarikan diri ke Pulau Kelang, Seram Bagian Barat, menggunakan perahu nelayan untuk bersembunyi dari kejaran petugas. Tim gabungan akhirnya mendeteksi keberadaan tersangka di sebuah kamar kos kawasan STAIN, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Kamis (14/5) dini hari sekitar pukul 03.00 WIT.

Baca juga:  Pasokan BBM ke Bintuni Pulih, Hari ini Puluhan Ton Pertalite-Solar Tiba

Salomina mengaku sempat kesulitan mendapatkan informasi pasti mengenai penyebab kematian anaknya yang jasadnya dipulangkan ke Manokwari melalui Bandara Rendani dalam peti mati. Dia pun harus berangkat langsung ke Polres Halmahera Selatan dengan didampingi kuasa hukum yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah Teluk Bintuni.

“Terima kasih juga kepada Bupati Teluk Bintuni, Bapak Yohanis Manibuy, yang telah membantu saya mengurus masalah ini di Halmahera Selatan. Saya telah banyak dibantu Pemda Bintuni, mulai dari keberangkatan ke Halmahera hingga saya tiba kembali ke rumah di Bintuni,” ungkapnya.

Baca juga:  Pembunuh Alumni P2TIM Bintuni Ditangkap di Ambon Saat Telepon Pacar

Sementara itu, kuasa hukum keluarga korban Daniel Balubun menilai penangkapan Ar di Ambon merupakan bukti nyata komitmen kepolisian dalam menuntaskan tindak pidana. Dia meminta Kapolda Maluku Utara memberikan penghargaan khusus bagi tim Resmob yang telah memburu pelaku selama hampir satu bulan.

“Hampir satu bulan perburuan terhadap pelaku yang selalu berpindah-pindah tempat juga merupakan bukti komitmen dari kepolisian Halmahera Selatan untuk menuntaskan setiap tindak pidana. Penangkapan pelaku menjadi awal penegakkan hukum untuk memenuhi rasa keadilan bagi keluarga klien kami,” jelas Daniel. (LP5/red)

Latest articles

Prabowo Resmi Lantik Dewan Pertimbangan Presiden, Ini Daftar Lengkapnya

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Pratikno ditunjuk sebagai Ketua Wantimpres, sedangkan Hatta Rajasa menjadi Wakil Ketua.Pelantikan Wantimpres...

More like this

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN Manokwari, Bukti Dinilai Terabaikan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam...

Polresta Manokwari Ungkap Kasus Kematian di Amban, Satu Tersangka Ditangkap

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan mengungkap perkembangan penyelidikan kasus kematian...

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Bintuni Tekankan Persatuan di Tengah Keberagaman

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, memperingati Hari Kesaktian...