Peserta JKN di Manokwari Akui BPJS Kesehatan Bikin Tenang Berobat

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Manokwari, Papua Barat, mengakui BPJS Kesehatan memberi rasa tenang saat berobat. Manfaat itu dirasakan langsung Nico Giay (51), peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).

“Dengan adanya BPJS Kesehatan, saya bisa berobat tanpa harus khawatir dengan biaya. Puji Tuhan, kepesertaan saya masih aktif sehingga layanan kesehatan dapat saya akses dengan baik,” ujar Nico, saat ditemui di Manokwari, Minggu (21/12/2025).

Nico memiliki riwayat penyakit asma yang mengharuskannya menjalani pengobatan secara rutin. Dia menyebut program JKN memberikan rasa aman dan perlindungan saat kondisi kesehatannya menurun.

Baca juga:  BPJS Kesehatan Gandeng Kejari Teluk Bintuni Tagih Tunggakan Iuran Perusahaan Nakal

Saat gejala asma mulai kambuh, Nico segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Dia mengikuti alur pelayanan berjenjang dalam program JKN dengan mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebelum dirujuk ke rumah sakit bila diperlukan.

“Biasanya kalau mulai sesak napas dan terasa nyeri di dada, saya gunakan inhaler sebagai pertolongan pertama. Kalau belum membaik, saya langsung berobat ke faskes pertama,” jelasnya.

Baca juga:  Tanpa Biaya RS, Pasien Asma di Manokwari Andalkan JKN Setahun

Dia menilai proses pelayanan yang diterimanya berjalan mudah dan cepat. Pemeriksaan medis dan administrasi dinilai tidak berbelit sehingga membuatnya merasa nyaman.

Nico mengaku tidak pernah dibebani biaya selama menjalani perawatan di rumah sakit. Seluruh kebutuhan medis, termasuk obat-obatan hingga penggunaan tabung oksigen, ditanggung program JKN.

“Pelayanan dari dokter di Instalasi Gawat Darurat, perawat, hingga petugas administrasi sangat baik dan ramah. Bahkan saat berobat di faskes pertama pun saya tidak mengeluarkan biaya,” tuturnya.

Dia berharap BPJS Kesehatan terus mempertahankan kualitas pelayanan yang sudah dirasakan masyarakat. Menurutnya, program JKN memberi dampak nyata dalam menjamin akses layanan kesehatan yang layak.

Baca juga:  4 Kapolsek dan Dua Kasat di Polres Manokwari Dirotasi

Nico juga mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri dan keluarga sebagai peserta JKN. Ia menekankan pentingnya memastikan kepesertaan tetap aktif dan mengikuti prosedur pelayanan.

“Dengan JKN, saat sakit kita bisa lebih tenang karena tidak memikirkan biaya. Gangguan kesehatan bisa datang kapan saja. Pastikan diri dan keluarga sudah terdaftar serta rutin mengecek status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak...

0
KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas pantai di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pengiriman alat berat ini...

More like this

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak Papua Barat

KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas...

Wabup Joko Kunjungi CJH Teluk Bintuni di Asrama Haji Sudiang Makassar: Semoga Mabrur!

MAKASSAR, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara mengunjungi rombongan calon jemaah...

Pagar Puskesmas Tahota Mansel Roboh, padahal Baru 3 Bulan Dibangun

MANSEL, LinkPapua.id - Pagar Puskesmas Tahota di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, roboh...