Polisi Belum Identifikasi Pelaku Penembakan Imam Masjid di Manokwari

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Kepolisian Resor Manokwari Papua Barat belum mengidentifikasi pelaku penembakan yang menewaskan Muhammad Ralas (50), seorang imam masjid di Manokwari. Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi.

“Sejumlah saksi sudah diperiksa, namun untuk lebih lengkapnya, tim penyidik masih menunggu keterangan dari istri korban sebagai saksi kunci yang saat ini masih dalam kondisi berduka,” ujar Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom, Sabtu (3/12/2022).

Menurut Gultom, upaya mengungkap identitas pelaku penembakan tentunya disesuaikan dengan keterangan para saksi yang sudah diperiksa. Termasuk istri korban selaku saksi kunci.

Baca juga:  Minta Transparansi, Keluarga Korban Kecewa Penanganan Kasus Penembakan Sertu ASTJ

Gultom mengajak semua pihak termasuk keluarga korban agar mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara tersebut kepada kepolisian. Ia menegaskan, pihaknya bekerja secara profesional dalam mengungkap pelaku yang masih berstatus orang tak dikenal (OTK) tersebut.

“Tidak ada saksi di sekitar lokasi kejadian penembakan, hanya saja korban sempat pulang dan mengisahkan peristiwa yang dialami kepada sang istri sebelum dirawat dan akhirnya meninggal dunia. Oleh karena itu, keterangan istri korban nantinya menjadi bukti petunjuk penyidik melakukan penelusuran di lapangan,” jelasnya.

Baca juga:  Timnas Indonesia Takluk dari Australia, Peluang Lolos ke Piala Dunia 2026 Kian Berat

Terpisah, La Neto, sesepuh keluarga besar Buton Sulawesi Tenggara Kabupaten Manokwari berharap aparat secepatnya mengungkap pelaku penembakan dan diproses hukum untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.

Hal ini dikatakan La Neto, setelah mendatangi kantor Polres Manokwari Sabtu siang. Ia mempertanyakan perkembangan penyelidikan kasus penembakan terhadap Muhammad Ralas.

“Kami sudah mendatangi kantor Polres Manokwari dan menerima penjelasan langsung dari Kapolres. Tentu sebagai keluarga, kami sangat mendukung kerja polisi untuk secepatnya mengungkap pelaku penembakan, sehingga tidak menjadi ancaman bagi warga lainnya di kemudian hari,” ucap La Neto.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Lantik 12 Plt Kepala Dinas dan Biro

Penembakan terhadap Muhammad Ralas (50) terjadi di Kampung Mandopi, Distrik Manokwari Utara, Rabu (23/11). Korban sempat dirawat dan akhirnya meninggal dunia pada Jumat (25/11) dini hari sekitar pukul 01.00 WIT di Rumah Sakit TNI AL Dr. Azhar Zahir Manokwari.

Jenazah Muhammad Ralas yang keseharian sebagai Imam Masjid Al-Hijrah di kawasan Borobudur, Manokwari, Papua Barat, dimakamkan setelah salat Jumat di Pekuburan Muslim Pasir Putih Manokwari Timur. (LP2/red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Papare Tekankan Polisi Harus Jadi Teladan Tertib Berlalu Lintas

MANOKWARI, Linkpapua.id– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, jajaran Direktorat Lalu Lintas...

Pemkab Manokwari Pastikan Peserta JKN Tak Dibebani Iur Biaya Tambahan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemkab Manokwari, Papua Barat, bersama BPJS Kesehatan memperkuat kepesertaan dan keaktifan...

Jaga Kesehatan di Usia Senja, Dora Rasakan Manfaat JKN hingga Kenal Prolanis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dora Rumbarar (66), perempuan asal Manokwari, Papua Barat, memanfaatkan program Jaminan...