Polisi Belum Identifikasi Pelaku Penembakan Imam Masjid di Manokwari

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Kepolisian Resor Manokwari Papua Barat belum mengidentifikasi pelaku penembakan yang menewaskan Muhammad Ralas (50), seorang imam masjid di Manokwari. Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi.

“Sejumlah saksi sudah diperiksa, namun untuk lebih lengkapnya, tim penyidik masih menunggu keterangan dari istri korban sebagai saksi kunci yang saat ini masih dalam kondisi berduka,” ujar Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom, Sabtu (3/12/2022).

Menurut Gultom, upaya mengungkap identitas pelaku penembakan tentunya disesuaikan dengan keterangan para saksi yang sudah diperiksa. Termasuk istri korban selaku saksi kunci.

Baca juga:  Ratusan Ribu Surat Suara Pemilu 2024 Tiba di Manokwari

Gultom mengajak semua pihak termasuk keluarga korban agar mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara tersebut kepada kepolisian. Ia menegaskan, pihaknya bekerja secara profesional dalam mengungkap pelaku yang masih berstatus orang tak dikenal (OTK) tersebut.

“Tidak ada saksi di sekitar lokasi kejadian penembakan, hanya saja korban sempat pulang dan mengisahkan peristiwa yang dialami kepada sang istri sebelum dirawat dan akhirnya meninggal dunia. Oleh karena itu, keterangan istri korban nantinya menjadi bukti petunjuk penyidik melakukan penelusuran di lapangan,” jelasnya.

Baca juga:  Siagakan 150 Personel, Polres Manokwari Masih Tunggu Rundown Penjemputan Pj Gubernur PB

Terpisah, La Neto, sesepuh keluarga besar Buton Sulawesi Tenggara Kabupaten Manokwari berharap aparat secepatnya mengungkap pelaku penembakan dan diproses hukum untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.

Hal ini dikatakan La Neto, setelah mendatangi kantor Polres Manokwari Sabtu siang. Ia mempertanyakan perkembangan penyelidikan kasus penembakan terhadap Muhammad Ralas.

“Kami sudah mendatangi kantor Polres Manokwari dan menerima penjelasan langsung dari Kapolres. Tentu sebagai keluarga, kami sangat mendukung kerja polisi untuk secepatnya mengungkap pelaku penembakan, sehingga tidak menjadi ancaman bagi warga lainnya di kemudian hari,” ucap La Neto.

Baca juga:  Cegah Penyalahgunaan Narkoba di THM, Pemandu Lagu akan Rutin Dites Urin

Penembakan terhadap Muhammad Ralas (50) terjadi di Kampung Mandopi, Distrik Manokwari Utara, Rabu (23/11). Korban sempat dirawat dan akhirnya meninggal dunia pada Jumat (25/11) dini hari sekitar pukul 01.00 WIT di Rumah Sakit TNI AL Dr. Azhar Zahir Manokwari.

Jenazah Muhammad Ralas yang keseharian sebagai Imam Masjid Al-Hijrah di kawasan Borobudur, Manokwari, Papua Barat, dimakamkan setelah salat Jumat di Pekuburan Muslim Pasir Putih Manokwari Timur. (LP2/red)

Latest articles

Suporter Bakar Mobil-Rusak Fasilitas Stadion Lukas Enembe Jayapura

0
JAYAPURA, LinkPapua.id – Sejumlah oknum suporter membakar mobil dan merusak fasilitas Stadion Lukas Enembe usai Persipura Jayapura gagal promosi ke Super League. Massa meluapkan...

More like this

Bupati Manibuy Apresiasi Penataan Futsal di Teluk Bintuni, Agustinus Pongtuluran Ditunjuk Pimpin AFK

MANOKWARI, Linkpapua.id — Federasi Futsal Indonesia (FFI), melalui Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Aloysius...

Mobil Diadang Pedemo, Gubernur Papua Barat Turun Temui Massa-Minta Tertib Sampaikan Aspirasi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menemui langsung massa pengunjuk rasa penolak...

Wakapolda: Papua Barat Harus Lepas dari Ketergantungan Benih Jagung Luar Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id-Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana mengatakan komitmen kepolisian dalam mendukung pengembangan pertanian...