Politikus Demokrat Nilai Metode Real Count tidak Tepat Diterapkan di Papua Barat

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com– Politikus Partai Demokrat Papua Barat Arifin mengatakan, real count KPU melalui Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) tidak tepat diterapkan di wilayah Papua, khususnya Papua Barat. Arifin menilai, real count bisa memengaruhi proses pleno rekapitulasi di tingkat PPD.

“Real count ini tidak tepat diumumkan di wilayah Papua, karena akan memengaruhi proses pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPD,” terang Arifin, Senin (19/2/2024).

Baca juga:  Kampanye di Mansel, NasDem Ungkit Andil Dominggus Bawa Perubahan di Papua Barat

Alasannya menurut Arifin, wilayah Papua Barat berbeda dengan wilayah di Jakarta atau kota-kota besar lain yang ada di Indonesia. Di daerah daerah yang sudah maju, real count terpantau secara terbuka. Sehingga sangat kecil kemungkinan untuk dimanipulasi hasilnya.

“Beda dengan wilayah Jakarta dan wilayah lain yang sudah maju, karena itu terpantau oleh LSM maupun pemantauan independen. Orang tidak mungkin mau berani belok-belokkan hasil pleno tersebut,” ungkap Arifin.

Baca juga:  Kumpulkan Bupati se-Papua Barat, Ali Baham Minta Kerja Sama Ciptakan Pemilu Damai

Ia menjelaskan, Papua Barat masih serba terbatas. Ditambah lagi dengan letak geografisnya yang luas dan sulit diakses oleh pemantau pemilu.

“Belum lagi faktor SDM. Sehingga real count ini bisa memengaruhi psikologi orang dan memengaruhi proses pleno di tingkat PPD berubah,” imbuh Arifin.

Baca juga:  KPU Bintuni Gelar Uji Publik, Rancangan Dapil, dan Alokasi Kursi Pemilu 2024

Masih kata Arifin, di Papua Barat kehadiran pemantau independen Pemilu sangat terbatas. Bahkan nyaris tak ada.

Kondisi tersebut ditambah dengan informasi rekapitulasi penghitungan suara di TPS (real count) sangat memungkinkan untuk memengaruhi proses rekapitulasi di tingkat PPD.

“Real count konteks Papua Barat ada baiknya tidak dimunculkan. Biar saja hasilnya nanti sesuai rekapitulasi berjenjang,” tutupnya. (LP1/red)

Latest articles

Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sarmi Papua Pagi Ini

0
SARMI, LinkPapua.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,6 mengguncang wilayah Sarmi, Papua. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat getaran berada di...

More like this

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak Papua Barat

KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas...

Musrenbang Otsus-RKPD Papua Barat Fokuskan 3 Program Prioritas Pembangunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua...

Musrenbang Papua Barat 2027 Sepakati 446 Subkegiatan, Anggaran Otsus Tembus Rp1 Triliun

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyepakati ratusan subkegiatan prioritas dengan total...