Polres Kaimana akan Jemput Oknum Polisi Pelaku Pencabulan 2 ABG di SBB Maluku

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com-MEP (29), oknum polisi yang dilaporkan menyetubuhi dua gadis ABG berusia 13 dan 14 tahun di Kaimana, Papua Barat akan dijemput di Polres Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku. MEP akan dijemput oleh aparat Polres Kaimana.

MEP Dilaporkan melakukan rudapaksa terhadap dua gadis di Pos Pam Polisi pada Minggu (16/2/2025). Peristiwa itu terungkap saat kedua korban mengadu ke orang tuanya, dia hari setelah peristiwa itu.

Orang tua korban kemudian melapor ke Polres Kaimana.

“(Akan) melakukan penjemputan terhadap terduga pelaku di Polres SBB,” kata Kasat Reskrim Polres Kaimana AKP Boby Rahman, Senin (24/2/2025) malam.

Baca juga:  Ditemukan Kejanggalan Pleno Distrik di Mansel, Gakkumdu Siap Tindak Lanjuti

Boby mejelaskan, setelah menerima laporan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 8 orang saksi. Pihaknya juga telah mengamankan barang bukti.

“Melakukan pemeriksaan 8 orang saksi kemudian mengamankan barang bukti serta rencana menjemput serta mengamankan terduga pelaku juga akan melaksanakan gelar perkara,” katanya

AKP Boby menjelaskan bahwa kronologi kejadian berdasarkan keterangan korban, pada hari Minggu (16/2/2025) sekitar pukul 23.00 WIT dua korban bersama-sama temannya di lorong masjid Pasar Baru, kemudian terduga pelaku MEP melihat salah satu korban lantas membawa keduanya ke pos.

“Dikarenakan sebelum tanggal 16 Februari 2025 (tanggalnya anak korban lupa) saudara MEP memergoki dua korban sedang membawa sebuah karung yang berisikan barang curian berupa gurinda. Namun pada saat MEP ingin menangkap, keduanya langsung melarikan diri sehingga MEP tidak berhasil menangkap mereka,” kata AKP Boby Rahman saat dikonfirmasi, Sabtu (22/2/2025).

Baca juga:  Konsolidasi Relawan-Parpol Koalisi di Distrik Bintuni, 'Yo Join Menang' Menggema

Kemudian saat melihat keduanya di lorong masjid, MEP lalu membawanya ke pos. Saat itu salah satu korban mengaku keduanya di pukuli.

Kemudian pada tanggal 17 Februari 2025 sekitar pukul 02.00 Wit terduga pelaku mengajak salah satu korban untuk pergi mengecek tempat ia mengambil barang curian. Keduanya lalu pergi menggunakan sepeda motor matik warna merah yang dikendarai oleh MEP.

Baca juga:  Bupati Pegaf Tagih Janji Jokowi Terkait Pembangunan Jalan

“Setibanya korban dan saudara MEP di pasar Daging, pelaku MEP langsung membuka seluruh pakaian korban sehingga pada saat itu pelaku menyetubuhi korban. Setelah selesai menyetubuhi korban dibawa kembali ke Pos Pasar baru namun korban tidak bertemu dengan temanya di pos, dikarenakan sedang berada di dalam ruangan yang berbeda,” tuturnya.

Dikatakan bahwa pelaku kemudian menyetubuhi korban kedua di ruangan Pos.

“Lalu pada saat berada didalam ruangan Pos Pasar Baru pelaku langsung menyetubuhi korban (lain) kemudian setelah selesai menyetubuhi barulah keduanya bergabung bersama untuk beristirahat,” tuturnya.(LP2/Red)

Latest articles

LP3KD Papua Barat Minta Pemprov Alokasikan Anggaran Setara untuk Kegiatan Keagamaan

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mengalokasikan anggaran yang setara...

More like this

LP3KD Papua Barat Minta Pemprov Alokasikan Anggaran Setara untuk Kegiatan Keagamaan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat...

Tuan Rumah Pesparani Katolik V Papua Barat 2029: Teluk Wondama

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kabupaten Teluk Wondama resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pesta Paduan...

Bupati Teluk Bintuni di Penutupan Pesparani IV Papua Barat: Tidak Ada yang Kalah!

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyatakan tidak ada peserta yang...