MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat membangun 14 unit rumah layak huni dan 2 unit renovasi rumah tidak layak huni pada 2025. Program ini difokuskan di Manokwari dan Pegunungan Arfak (Pegaf).
“Untuk pembangunan rumah layak huni tahun ini sekitar 14 unit. Ini juga kami sudah kejar karena disesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” ujar Plt Kepala Dinas PUPR Papua Barat Heribertus H Wiryawan, Jumat (19/9/2025).
Heribertus menyebut renovasi rumah tak layak huni hanya 2 unit. Meski sedikit, anggaran yang diserap cukup besar karena tiap unit menelan biaya sekitar Rp200 juta.
Dia menegaskan keterbatasan anggaran membuat jumlah program tahun ini berkurang dibanding sebelumnya. Namun, pihaknya tetap memprioritaskan pembangunan yang selaras dengan visi misi gubernur dan wakil gubernur.
“Di tahun ini program yang kami jalankan merupakan program prioritas yang selaras dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat,” ucapnya. (LP14/red)
