Realisasikan 1.500 Rumah Subsidi, Dominggus: Untuk Kesejahteraan ASN-P3K

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyebut hunian rumah subsidi yang dibangun pihaknya merupakan kebijakannya untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Ini adalah kebijakan saya untuk meningkatkan kesejahteraan ASN, P3K melalui pembangunan 1.500 rumah di atas tanah Korpri seluas 60 hektar,” kata Dominggus saat peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan rumah subsidi di Anday Distrik Manokwari Selatan, Manokwari, Papua Barat, Selasa (18/5/2021).

Dominggus menjelaskan, program yang digagas pemerintahannya ini dilakukan untuk memberikan fasilitas kemudahan, meringankan beban ASN, P3K dalam memenuhi kebutuhan akan rumah. Sebab, angsuran yang diterapkan nanti akan mempermudah dan membantu ASN, P3K yang berpenghasilan cukup.

Baca juga:  Perdasus Nomor 4 Diharapkan Bisa Mengakomodir Wewenang DPR PB

“Diharapkan, hunian tempat tinggal ini benar-benar menjadi sarana pembinaan keluarga yang dapat menunjang pelaksanaan tugas ASN dan dapat meningkatkan kualitas hidup,” kata Dominggus.

Dominggus mengungkap, pembangunan 1.500 unit rumah itu dikelompokkan menjadi dua. Yakni model subsidi tipe 36 dengan luas tanah 135 meter persegi. Sedangkan, untuk pejabat eselon dibangun model non subsidi tipe 45 dengan luas tanah 150 meter persegi.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Diminta Lebih Serius Tangani Stunting

“Pembangunan jangka panjang. Kita targetkan, progres tahap awal rumah subsidi sebanyak 350 unit dapat terealisasi pada tahun ini, dan sudah dapat ditempati oleh para ASN, P3K beserta keluarga,” kata Dominggus.

Sementara, Ketua Koperasi Kasuari Sejahtera Mandiri Derek Ampnir menjelaskan, pembangunan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) tersebut akan dikelola oleh pihaknya yang bekerja sama dengan PT Papua Internasional Jaya.

“Rumah subsidi itu diperuntukan bagi ASN dan P3K, satu unitnya seharga Rp212 juta. Pemotongan dilakukan sesuai modal awal kredit pegawai bersangkutan, dengan nilai rumah,” ujar Ampnir.

Baca juga:  Diduga Banyak Siswa 'Titipan', Orang Tua Protes PPDB di SMAN 1 Manokwari

“Pendapatan harga tanah dan bangunan itu nantinya akan dikembalikan ke Kas Daerah untuk melanjutkan pembangunan daerah. Jadi ini berkesinambungan,” katanya lagi.

Ampnir melanjutkan, sejauh ini telah ada beberapa pegawai yang mendaftar di Korpri, dan data awal itu merupakan syarat utama untuk mendapatkan rumah subsidi dari Pemerintah Papua Barat.

“Sesuai dengan perencanaan, kita bangun 1.500 unit rumah diatas lahan seluas 60 hektar. Ke depannya, tidak menutup kemungkinan akan ada lebih dari 1.500 unit rumah yang dibangun,” kata Ampnir.(LP7/red)

Latest articles

Yohanis Manibuy: Generasi Muda Papua Harus Kuasai Teknologi dan Tetap Beriman

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengajak generasi muda Papua untuk menjadi pribadi yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan iman.Ajakan itu disampaikan...

More like this

Pesparawi Nasional di Manokwari Diharapkan Dongkrak Ekonomi Mama-Mama Papua dan UMKM

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional yang akan digelar...

Kontraktor OAP Soroti Proyek Lambat, Biro Barjas Papua Barat Minta Bersabar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat...

Wagub Papua Barat Minta Warga Jaga Pesparawi dari Euforia Piala Dunia

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani meminta masyarakat menjaga pelaksanaan...