Seluruh Pengungsi Meyerga Dipulangkan, Ini Pesan Bupati Teluk Bintuni

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com- Warga Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, yang mengungsi di ibu kota Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, seluruhnya sudah dipulangkan ke kampung halamannya, Senin (2/8/2021).

Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw M.T., memastikan sudah tidak ada lagi warga Meyerga yang mengungsi akibat gangguan keamanan berupa kontak tembak aparat keamanan dengan sekelompok orang tak dikenal, beberapa waktu lalu.

“Saya berharap kejadian ini tidak terulang. Pemerintah akan mengundang mereka, para tokoh adat, tokoh masyarakat duduk bersama mencari solusi terbaik,” kata Petrus di Bandara Steenkol Teluk Bintuni mengantar Gubernur Papua Bara, Pangdam XVIII/Kasuari, dan Kapolda Papua Barat, usai prosesi pemulangan pengungsi di Lapangan GSG, Senin (2/8/2021).

Baca juga:  Kunker Bupati Petrus Kasihiw ke Beberapa Lokasi: Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lokal

Dijelaskan Bupati, tidak kurang dari 200 orang mengungsi setelah terjadi kontak senjata antara aparat keamanan dengan sekelompok orang tak dikenal di Kampung Meyerga pada 16 Juli 2021 lalu.

Bupati menyesalkan kejadian tersebut. Insiden tersebut diakuinya baru pertama terjadi di Teluk Bintuni yang selama ini dikenal sebagai zona aman dan nyaman. Aktivitas pemerintahan, dunia usaha dan kegiatan masyarakat selama ini berjalan normal.

“Sebagai kepala daerah, sebagai Bupati dan ini juga ada Ketua DPR, kami menyesalkan kejadian seperti ini. Ini insiden pertama yang terjadi di Bintuni yang selama ini sebagai zona aman dan nyaman,” ucapnya.

Dengan kejadian tersebut, Bupati kemudian mempelajari akar masalah apa sebenarnya. Ternyata, insiden itu, kata Bupati, dipicu sejumlah oknum yang hadir di Bintuni. Mereka dari luar Bintuni, datang memprovokasi masyarakat untuk ikut paham mereka.

Baca juga:  Berkas Pendaftaran Diterima KPU, Pasangan YOJOIN Gelar Ibadah Syukuran

Atas ajakan tersebut, masyarakat di Moskona Barat acuh tak acuh dan ada yang tidak setuju. Kemudian polisi memanggil oknum-oknum tersebut yang disinyalir akan mengacau, untuk diperiksa. Usai diperiksa, mereka dipulangkan kembali ke kampungnya.

“Setelah diperiksa dan dipulangkan, baru terjadi kontak senjata atau ada perlawanan dari pihak tertentu. Hal inilah yang membuat masyarakat terganggu,” ujar Bupati.

Kemudian pada 18 Juli 2021, sebagian masyarakat Meyerga turun ke Bintuni. Bupati lantas berkoordinasi dengan Forkopimda untuk memulangkan mereka kembali secara bertahap.

Baca juga:  P2TIM-PMI Teluk Bintuni Gelar Donor Darah, Libatkan 138 Pendonor 

“Kita ambil langkah cepat, kita pulangkan mereka dalam tiga tahap. Hari ini gelombang tiga kita pulangkan,” sebutnya.

Bupati tidak menampik jika kemudian ada yang berpendapat bahwa pembangunan belum merata dirasakan masyarakat di Distrik Moskona Barat. Menurutnya, kondisi itu sangat wajar karena proses pembangunan oleh pemerintah masih terus dijalankan.

“Tapi, harapan saya masyarakat tidak menggunakan momen itu untuk sesuatu yang bertentangan apa yang menjadi prinsip hidup dalam NKRI. Ideologi kita sudah final, tidak ada ideologi lain kecuali Pancasila. NKRI harga mati. Jadi setiap paham yang masuk, kita tolak. Sebagai kepala daerah saya tegaskan tidak akan membiarkan ideologi lain tumbuh di Bintuni,” pungkas Bupati. (LP5/red)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Pemkab Bintuni Groundbreaking Pembangunan Pelabuhan Babo Rp78,7 Miliar, Target Selesai 1,5 Tahun

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, memulai pembangunan Pelabuhan...

Sertijab Kapolsek Bintuni, Iptu Fauzan Maulana Resmi Gantikan AKP Yan Apriyana

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Polres Teluk Bintuni, Papua Barat, menggelar serah terima jabatan (sertijab)...

Pemkab Teluk Bintuni dan BBPJN Teken Sinergi Penanganan Jalan Nasional, Hadirkan Konektivitas-Gerakkan Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional...