27.1 C
Manokwari
Kamis, Desember 11, 2025
27.1 C
Manokwari
More

    Seminggu Hilang, 2 Nelayan Mansel Belum Ditemukan di Laut Mandena

    Published on

    MANSEL, LinkPapua.id – Dua orang nelayan asal Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, Akbar Ali (35) dan Raimon Tabibiati (23), dilaporkan hilang sejak Selasa (28/10) saat melaut di perairan Mandena. Hingga kini, sudah sepekan pencarian dilakukan namun keduanya belum ditemukan.

    “Dengan kondisi yang ada karena disini kita belum ada SAR maka kita BPBD dan DKP menangani pencarian melibatkan nelayan yang ada dan ada juga rekan-rekan di BPBD sementara melakukan penyisiran di Numfor,” ujar Kepala BPBD Mansel, M Amir, dalam keterangannya, Rabu (5/11/2025).

    Amir mengatakan pencarian hari pertama dilakukan pada Senin (3/11) dengan dua tim di perairan Mandena, Pulau Meosnum, dan Numfor. Keesokan harinya, pencarian dilanjutkan di sepanjang pantai Oransbari–Manokwari serta laut Mandena hingga ke Yapen.

    Baca juga:  Cari Lobster Pakai Panah, Nelayan Asal Tambrauw Hilang di Pantai Arfu 

    Dia menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim SAR Serui dan Biak untuk membantu pencarian. Namun, upaya masih terkendala cuaca dan keterbatasan bahan bakar serta logistik.

    “Target pencarian DKP-BPBD akan dilakukan sesuai dengan kondisi BBM dan bama mereka. Kalau belum ada hasil, akan kita turunkan tim lain bergantian melakukan pencarian,” katanya.

    Amir berharap seluruh tim tetap menjaga keselamatan dan tidak menyerah dalam pencarian. Ia juga meminta keluarga tetap berdoa agar kedua nelayan segera ditemukan.

    Baca juga:  Alimuddin Suarakan Lawan Keserakahan, Kubu Yo Join Beri Balasan Menohok

    “Kita harus semangat dengan keyakinan bahwa saudara kita masih hidup dalam keadaan baik-baik saja. Semangat itu membuat kita terus berusaha dan bagi keluarga tetap berdoa semoga pencarian menemukan titik terang,” tuturnya.

    Sementara itu, Kabid Tangkap DKP Mansel, Desi Manilet, menyebut pencarian juga melibatkan nelayan setempat. Seluruh kebutuhan bahan makanan dan BBM ditanggung oleh Pemkab Mansel.

    “Kalau ada sinyal tolong komunikasi dengan kami di sini supaya kami mengetahui teman-teman semua baik-baik saja dalam pencarian. Pengaman diri tetap gunakan saat pencarian dan jangan hantam gelombang, tetap jaga keselamatan. Semoga saudara kita berdua bisa ditemukan dalam kondisi selamat,” ucap Desi.

    Baca juga:  Nelayan Manokwari Ditemukan Meninggal Saat Melaut

    Istri salah satu korban, Nadya F Bieth, berharap suaminya segera ditemukan. Ia mengaku sempat mendapat pesan terakhir dari suaminya sebelum berangkat melaut.

    “Suamiku sempat bilang nanti hari Minggu saya sudah pulang karena di sana tidak ada sinyal. Kalau torang tidak pulang berarti terjadi apa-apa nanti cari. Setiap pergi kelaut selalu bilang begitu, makanya saya langsung lapor ke DKP,” sebut Nadya. (LP11/red)

    Latest articles

    Apindo Papua Barat Gelar Musprov Perdana Usai 10 Tahun Vakum

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) perdananya setelah fakum selama 10 tahun. Konsolidasi...

    More like this

    Apindo Papua Barat Gelar Musprov Perdana Usai 10 Tahun Vakum

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar...

    40 Calon Pemandu Ekowisata Wondama Praktik di Aitumieri, Dilatih Teknik hingga Storytelling

    TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Sebanyak 40 calon pemandu ekowisata Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat,...

    Disparbud Wondama Dorong Desa Wisata Jadi Penggerak Ekonomi Warga

    TELUK WONDAMA, LinkPapua.id - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Teluk Wondama, Papua Barat, mendorong...