Serapan Anggaran Papua Barat Seret, Lakotani: Kalau Tak Mampu, Geser!

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani menyinggung rendahnya serapan anggaran daerah jelang akhir tahun. Ia menegaskan, OPD yang tidak mampu memaksimalkan serapan anggaran berpotensi digeser dari jabatannya.

“Beberapa waktu lalu kita ribut minta agar tidak kena dampak efisien. Sekarang sudah dikasih dana, tapi tidak mampu menggunakannya. Jadi, jika ada perangkat daerah yang serapan anggarannya tidak maksimal boleh saja digeser dan digantikan dengan yang mampu memaksimalkan serapan anggaran,” ujar Lakotani di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (20/10/2025).

Baca juga:  Melkias Werinussa Akhiri Masa Pengabdian 40 Tahun, Titip Pesan untuk ASN Papua Barat

Lakotani menilai, rendahnya serapan anggaran menunjukkan perencanaan yang tidak matang. Kondisi itu juga berpotensi menimbulkan sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) yang tinggi.

Menurutnya, jika belanja pemerintah berjalan optimal, uang akan beredar di masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“APBD kita adalah instrumen utama dalam menggerakkan perekonomian daerah. Walaupun adanya perusahaan besar, namun tetap instrumen utamanya APBD,” katanya.

Baca juga:  Dinas Kearsipan PB Ditantang Lahirkan Inovasi untuk Dongkrak Minat Baca

Lakotani menambahkan, pertumbuhan ekonomi nasional yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto harus ditopang oleh pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, belanja APBD menjadi faktor kunci yang menentukan laju ekonomi di Papua Barat.

“Jika belanja APBD dilakukan dengan cermat, tepat, maka dampak pertumbuhan ekonomi daerah akan tinggi dan signifikan. Karenanya memaksimalkan belanja APBD menjadi parameter penting dalam menumbuhkan perekonomian daerah,” tuturnya.

Baca juga:  Ali Baham ke Fakfak, Tinjau Bandara Siboru-Saksikan Penandatanganan NPHD

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere optimistis serapan anggaran akan meningkat pada triwulan IV. Ia menyebut sebagian besar belanja modal dan infrastruktur memang dijadwalkan pada periode tersebut.


Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere. (Foto: Taufik/LinkPapua.id)

“Saya belum tahu totalnya mencapai berapa persen, namun anggaran itu ada arus kasnya, di mana penyerapan besar ada di triwulan IV. Sehingga kami tetap optimis di minggu ketiga dan keempat akhir dapat meningkat,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Ditinggal Pelatih 2 Pekan sebelum Pesparawi, Kontingen Papua Tetap Tampil Penuh...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua tetap tampil pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, meski kehilangan pelatih utama dua pekan sebelum perlombaan. Kepergian...

More like this

Ditinggal Pelatih 2 Pekan sebelum Pesparawi, Kontingen Papua Tetap Tampil Penuh Sukacita

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua tetap tampil pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua...

PSMTI Papua Barat Bagikan 1.000 Durian Meriahkan Penutupan Pesparawi Nasional XIV

MANOKWARI, LinkPapua.id – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Papua Barat membagikan sekitar 1.000...

Polda Papua Barat Intensif Berantas Kejahatan Jalanan, 41 Kasus Terungkap dalam Enam Bulan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat bersama Satuan Reserse Kriminal...