Staf Presiden : Kerawanan Pilkada Papua Barat sudah diantisipasi secara baik

Published on

MANOKWARI,Linkpapuabarat.com-Kerawanan keamanan pada pelaksanaan Pilkada serentak di Papua Barat sudah diantisipasi secara baik oleh aparat kepolisian dan TNI di daerah ini.

Hal itu dikatakan Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden, Rumadi Ahmad di Manokwari, Senin (7/12).

Kantor Staf Presiden (KSP) menyatakan bahwa Polda Papua Barat sudah melakukan langkah antisipasi cukup baik terhadap kerawanan keamanan pada Pilkada serentak di daerah tersebut.

Kantor Staf Presiden yang diwakili Tenaga Ahli Utama Kedeputian V, Rumadi Ahmad melakukan pertemuan bersama Gubernur Papua Barat, Ketua KPU, Bawaslu, Kodam XVIII/Kasuari, serta Kepala Biro Operasional Polda Papua Barat di Manokwari, Senin (7/12)

Baca juga:  Irjen Daniel Pamit, Irjen Jhonny Siap Lanjutkan Komitmen di Polda Papua Barat

Pertemuan KSP dalam kunjungan ini untuk memastikan kesiapan sembilan daerah di Papua Barat untuk melaksanakan Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Rumadi menyebutkan ada beberapa hal yang menjadi perhatian pemerintah pada Pilkada 2020, antara lain aspek keamanan serta penerapan protokol kesehatan.

“Pilkada ini merupakan pilihan berat bapak Presiden karena masih dalam situasi pandemi COVID-19. Maka seluruh kesiapan dari faktor kemanan hingga penerapan protokol kesehatan harus benar-benar siap,” ucap Rumadi.

Baca juga:  Polda PB Bongkar Peredaran Ganja di Manokwari, Dipasok dari PNG

“Tadi dari KPU, Bawaslu, Kodam dan Polda masing-masing melaporkan kesiapanya termasuk bagaimana penerapan protokol kesehatan pada pemungutan suara nanti,” sebut Rumadi lagi.

Ia menjelaskan bahwa Polri di setiap daerah telah memiliki peta kerawanan dan membaginya dalam tiga ketegori, yakni aman, rawan dan sangat rawan.
Untuk Pilkada yang akan digelar di sembilan daerah Papua Barat tidak satu pun daerah yang masuk dalam kategori aman.

“Di sembilan daerah ini Polda Papua Barat memberikan kategori rawan dan sangat rawan. Artinya Polri tidak mau underestimate (meremehkan) dan upaya antisipasi sudah disiapkan,” sebut Rumadi lagi.

Baca juga:  Satgas : Masyarakat Belum Optimal Patuhi Prokes

Menurutnya Polda Papua Barat telah menyiapkan personil, antisipasi serta skenario pengamanan secara baik. Untuk memperkuat pengamanan Polda Papua Barat juga mendapat bantuan personil dari sejumlah Polda di Indonesia.

Selain itu, lanjut Rumadi, pasukan TNI dari Kodam XVIII/Kasuari dan seluruh jajaran pun siap membantu pengamanan.

“Skenario pengamanan sudah disiapkan sangat bagus, termasuk di daerah yang ada kotak kosong atau hanya diikuti satu Paslon seperti Raja Ampat, Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak,” pungkasnya. (LPB1/red)

Latest articles

Pidato Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Sentil Perlawanan Kelompok Korupsi

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung perlawanan kelompok yang suka korupsi saat berpidato dalam peringatan Hari Lahir Pancasila. Dia menyebut Indonesia akan...

More like this

Ketua KNPI Papua Barat Soroti Ketimpangan Pengelolaan SDA di Momentum Hari Lahir Pancasila

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat Samy Djunire...

Hari Lahir Pancasila, Pemprov Papua Barat Ingatkan Ancaman Intoleransi dan Ketimpangan Sosial

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mengingatkan bahaya intoleransi, radikalisme, hingga ketimpangan...

Kornelius Mangalik Aklamasi Jadi Ketua Ikatan Keluarga Toraja Papua Barat 2026-2031

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kornelius Mangalik kembali terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT)...