STIH Manokwari Siap Bertransformasi Jadi Institut Hukum dan Pembangunan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari bersiap melakukan transformasi besar dengan beralih status menjadi Institut Hukum dan Pembangunan. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperluas cakupan akademik dan menghadirkan program studi strategis yang dibutuhkan dunia kerja di Papua.

Ketua STIH Manokwari, Filep Mawafma, mengungkapkan institusi ini telah berkiprah selama 50 tahun dan tidak ingin stagnan hanya dengan satu program studi, yaitu hukum. Oleh karena itu, pihaknya berencana menambah beberapa program studi baru yang relevan dengan kebutuhan pembangunan di Papua.

“STIH Manokwari sudah berusia 50 tahun tentunya kita tidak hanya begini saja dengan satu prodi, yaitu hukum. Ke depan kami akan menambah beberapa program studi yang strategis di Papua,” ujarnya dalam forum group discussion (FGD) yang berlangsung, Sabtu (22/3/2025).

Baca juga:  Disokong 35 Bacaleg, NasDem Ingin Kunci Kursi Ketua DPR PBD

FGD ini terlaksana berkat kerja sama STIH Manokwari dengan tim akademisi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Para akademisi tersebut, yang dipimpin Prof Djoko Budiyanto sebagai ketua tim, turut memberikan masukan dalam perancangan pengembangan STIH Manokwari menjadi institut.

Filep menegaskan STIH Manokwari tidak ingin bersaing dengan perguruan tinggi lain yang sudah ada, tetapi lebih memilih untuk membangun konsep baru yang unik dan berbeda.

“Kita tidak mau masuk di ranah yang sudah diciptakan oleh perguruan tinggi lainnya. Tapi, kita mau mencoba membangun sesuatu dengan ide konsep yang baru. STIH Manokwari hadir dengan program studi yang tidak ada di perguruan tinggi lain,” katanya.

Dia juga menekankan STIH Manokwari tetap akan mempertahankan hukum sebagai basis utama institusi ini. Oleh karena itu, pilihan untuk menjadi institut lebih relevan dibandingkan berubah menjadi universitas.

Baca juga:  Kejadian Bocah di NTT Bunuh Diri, Haryono May: Ini Tamparan dan Pembelajaran

“Hukum ini primadona dan hukum juga menjadi dasar kita di STIH Manokwari. Maka, dengan pengembangan STIH ke depan tetap dengan hukum dan ditambah prodi yang strategis yang belum ada di perguruan tinggi lainnya,” terangnya.

Adapun fakultas baru yang direncanakan dalam transformasi ini meliputi Fakultas Ilmu Manajemen Teknologi, Fakultas Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Komunikasi, serta Fakultas Hukum yang diperkuat dengan program S2 Magister Hukum.

Filep berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam mewujudkan pengembangan ini. Dia optimistis transformasi ini akan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Papua, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga:  Sambut HUT Bhayangkara ke 78, Polda Papua Barat Gelar Baksos di Fanindi Pantai

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA dan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Papua Barat, Timotius Kambu, menyatakan dukungannya terhadap rencana ini. Dia menegaskan pemerintah daerah siap berkontribusi dalam mendukung pengembangan STIH Manokwari.

“Apa pun yang menjadi catatan dalam FGD ini akan kami bawa dan kami bahas dalam kapasitas pemerintah daerah dalam men-support pengembangan STIH Manokwari,” tuturnya.

Timotius juga menekankan pentingnya keberadaan institusi pendidikan tinggi yang berkualitas di Papua agar masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke luar daerah.

“Tentunya semakin ke depan kita tidak ingin menyekolahkan anak keluar daerah jauh-jauh dengan anggaran yang besar. Jika kita bisa mengembangkan perguruan tinggi yang ada di Papua ini, maka sudah bisa menjawab kebutuhan pendidikan di tanah Papua,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

‎Panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat Terima Penghargaan Kemenag

0
PALU, LinkPapua.id – Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 menerima penghargaan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI atas penyelenggaraan Pesparawi Nasional...

More like this

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN Manokwari, Bukti Dinilai Terabaikan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam...

Asap Pekat Ganggu Penerbangan di Rendani, Sejumlah Pesawat Tunda Pendaratan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Rendani Manokwari, Papua...

Polresta Manokwari Ungkap Kasus Kematian di Amban, Satu Tersangka Ditangkap

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan mengungkap perkembangan penyelidikan kasus kematian...