Sudah Luncurkan e-PACE, Layanan DPMPTSP Papua Barat Diharap Kian Responsif

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Barat telah meluncurkan inovasi e-PACE, April 2024 lalu. Terobosan ini merupakan sistem digital yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelayanan perizinan.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Papua Barat Otto Parorongan mengatakan, PTSP) merupakan ujung tombak pelayanan perizinan. Karenanya, PTSP harus selalu berinovasi.

“Pelayanan PTSP dapat dilakukan dengan pelayanan secara elektronik (PSE). Ini motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan pelayanan perizinan di daerah seiring dengan tuntutan perkembangan teknologi informasi serta tuntutan masyarakat dengan layanan perizinan yang responsif, mudah, cepat dan terjangkau,” ujar Otto saat membuka sosialisasi penetapan kebijakan daerah dalam pemberian fasilitas/intensif dan kemudahan penanaman modal dan Peraturan Gubernur Nomor 28 Tahun 2023 tentang aplikasi elektronik pelayanan perizinan dan non perizinan berusaha. Sosialisasi dilaksanakan di Swiss-belhotel, Senin (12/8/2024).

Baca juga:  Kantor Imigrasi Manokwari Sosialisasi Eazy Passport dan "Jajan Papeda" di Teluk Bintuni

Menurutnya, kebijaksanaan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan perizinan dan nonperizinan di daerah terkait sistem aplikasi elektronik juga sesuai dengan Pergub Nomor 29 Tahun 2022 tentang pendelegasi kewenangan penyelenggaraan perizinan dan berusaha PTSP.

Baca juga:  BPBD Papua Barat: Longsor di Minyambouw Akibat Gempa dan Hujan Deras

“Hal ini menjadi acuan Dinas Penanaman Modal dan PTSP sebagai perangkat daerah yang berkewenangan dalam penyelenggaraan perizinan untuk terus meningkatkan pelayanan publik yang lebih optimal,” jelas Otto.

Otto menambahkan bahwa dengan kemajuan teknologi maka dinas DPMPTSP menciptkan layanan cepat (e-PACE) yang merupakan layanan teknologi informasi berbasis elektronik. Layanan ini dapat dilakukan di manapun tidak terbatas waktu.

“Dan ini terpantau prosesnya dan di kembangkan di daerah. Aplikasi ini telah diluncurkan oleh bapak Pj Gubernur PB pada akhir bulan April 2024 yang lalu,” kata dia.

Baca juga:  Manokwari Didorong jadi Percontohan Daerah Bebas Korupsi di Papua Barat

Dengan adanya pelayanan aplikasi e-PACE diharapkan mampu menjawab tuntutan aksebilitas pelayanan perizinan yang dibutuhkan oleh publik.

Pelaksanaan pelayanan aplikasi elektronik telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku melalui sistem online singe submission (OSS) yang merupakan pelaksanaan UU Cipta Kerja 2022 yang wajib dilakukan oleh pelaku usaha.

“Harapannya dengan adanya sistem aplikasi e-PACE yang dilaksanakan dapat membackup sistem aplikasi OSS terkait,” imbuhnya.(LP14/Red)

Latest articles

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak...

0
KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas pantai di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pengiriman alat berat ini...

More like this

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak Papua Barat

KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas...

Musrenbang Otsus-RKPD Papua Barat Fokuskan 3 Program Prioritas Pembangunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua...

Musrenbang Papua Barat 2027 Sepakati 446 Subkegiatan, Anggaran Otsus Tembus Rp1 Triliun

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyepakati ratusan subkegiatan prioritas dengan total...