Tak Khawatir Biaya, Warga Manokwari Sembuh dari Malaria Berkat Program JKN

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wellem Rumwaropen (57), warga Manokwari, Papua Barat, tak perlu pusing memikirkan biaya saat dirawat akibat malaria. Dia sembuh berkat layanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Wellem menceritakan pengalamannya saat dirawat inap di RSUD Papua Barat. Dia mengaku program JKN sangat membantu selama menjalani perawatan.

Malaria merupakan penyakit menular yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Gejalanya antara lain demam, menggigil, dan sakit kepala yang bisa sembuh total jika ditangani dengan tepat.

Jika dibiarkan, malaria bisa berakibat fatal dan memicu komplikasi seperti anemia berat, gagal ginjal, hingga kematian. Itulah yang membuat Wellem segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

“Pada akhir bulan Juli kemarin, saya sempat menjalani rawat inap di RSUD Provinsi Papua Barat. Hal yang saya rasakan seperti badan saya mengigil, demam yang tinggi, sakit kepala yang luar biasa yang terus bertambah, serta seluruh badan saya rasanya nyeri,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).

Wellem memutuskan pergi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mengetahui hasil diagnosis. Sesampainya di rumah sakit, dia mendapat perawatan awal, termasuk pemeriksaan fisik dan tes darah.

Dari hasil pemeriksaan, Wellem dinyatakan positif malaria dan harus menjalani perawatan intensif. Semua biaya perawatan ditanggung penuh oleh BPJS Kesehatan miliknya.

“Selama dirawat di RSUD Papua Barat dengan menggunakan BPJS Kesehatan milik saya, tidak ada kendala yang dirasakan, semuanya berjalan dengan baik dan memuaskan, mulai dari dokter hingga perawat yang melayani dengan sangat ramah. Fasilitasnya juga sangat bersih dan nyaman untuk ditempati,” katanya.

Dia mengaku semua pelayanan yang diberikan sangat baik dan tidak ada perbedaan antara pasien BPJS dan non-BPJS. Proses administrasi juga cepat dan mudah hanya dengan menunjukkan KTP.

“Sekarang untuk proses administrasi sudah sangat mudah, saya kemarin hanya menggunakan KTP tanpa diminta kelengkapan berkas-berkas lainnya. Petugas kemudian mengecek data saya pada aplikasi serta memastikan status kepesertaan JKN saya aktif, sehingga untuk biaya perawatan selama di rumah sakit dapat ditanggung oleh program JKN,” bebernya.

Wellem pun berterima kasih kepada pemerintah karena ia dan keluarganya sudah terdaftar sebagai peserta JKN. Ia mengaku tak pernah mengalami kendala selama menjadi peserta.

Dirinya mengajak masyarakat untuk mendaftar sebagai peserta JKN agar mendapat perlindungan kesehatan. Ia berharap program ini terus berjalan dan membantu semua kalangan.

“Harapan saya ke depannya semoga semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya perlindungan kesehatan, dan BPJS Kesehatan bisa tetap ada untuk masyarakat di Indonesia tanpa terkecuali, agar semua bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai dengan kualitas yang baik tanpa perlu adanya rasa khawatir dan cemas untuk biaya layanan kesehatan yang diterima,” tutupnya. (LP14/red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat...

HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Papare Tekankan Polisi Harus Jadi Teladan Tertib Berlalu Lintas

MANOKWARI, Linkpapua.id– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, jajaran Direktorat Lalu Lintas...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...