Tambang Emas Ilegal Marak, Hermus: Kekayaan Alam Kita Dicuri Habis-habisan

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com – Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan, akan melakukan langkah-langkah konkret untuk bisa menghentikan perampokan sumber daya alam (illegal mining) di daerah itu. Hermus mengancam melaporkan praktik ini ke pusat jika daerah tak bisa berbuat.

“Saya akan melaporkannya ke Presiden Joko Widodo. Kami harus tegas. Tidak bisa kita biarkan pencurian ini terus berlangsung,” kata Hermus, Selasa (11/1/2022).

Hermus mengaku kecewa karena tindakan ilegal penambangan emas di Manokwari kian sulit dihentikan. Kekayaan alam dikeruk habis-habisan. Sementara institusi di daerah seperti tidak berdaya.

Baca juga:  Hari ini, RSUD Papua Barat Mulai Terima Pasien Umum

Padahal, praktik penambangan emas itu sangat merugikan pemerintah daerah. Menurut Hermus, pemda dan masyarakat nyaris tak mendapatkan apa-apa dari aktivitas tersebut.

“Kekayakan alam kita habis dikeruk oleh mereka. Kita tidak menerima dampak apa-apa. Tidak ada dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat Manokwari,” tukasnya.

Bukan itu saja, penambangan ini juga tak membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Manokwari.

“Kita dapat nol. Tidak ada sama sekali. Kecuali hanya jadi penonton. Kita hanya bisa menyaksikan mereka mengambil kekayaan alam kita. Kita tak bisa berbuat,” tandasnya.

Aktivitas pencurian emas di dataran Warpramasi (Warmare, Prafi, Masni, Sidey) terlebih khusus ke arah Kabupaten Pegunungan Arfak, sudah berlangsung bertahun-tahun. Ini dapat dilihat dari mobilisasi arus pekerja yang terus bertambah ke lokasi tambang.

Baca juga:  Adolof Kabo Cup Resmi Bergulir, 32 Tim Jadi Kontestan

Volume alat berat juga terus bertambah. Menunjukkan kian masifnya eksplorasi ilegal di kawasan itu.

Hermus mengaku mendapatkan informasi bahwa jumlah alat berat yang dikerahkan ke lokasi tambang sudah di atas 100 unit.

“Kita sudah laporkan ke bapak gubernur, juga akan dilaporkan ke Pangdam dan Kapolda dan lainnya untuk kita kendalikan. Saya sudah sampaikan bahwa praktik penambangan emas itu semuanya ilegal. Tidak ada izin resmi dari pemerintah,” tegasnya.

Baca juga:  Buka Festival Tanaman Hias, Bupati Manokwari Harap Jadi Agenda Tahunan

Disadari bahwa illegal mining akan menimbulkan masalah baru bagi daerah, Hermus Indou menambahkan, pemda akan memfasilitasi perizin sehingga penambangan sumber daya alam yang ada dilakukan secara legal.

“Akan lebih baik jika penambangan tersebut dikelola secara terorganisir dengan memberikan izin resmi. Kita upayakan, lebih baik ada izin operasinya atau izin investasinya. Itu jauh lebih baik, daripada kita biarkan orang mencuri dan mengambil ke luar, itu tidak boleh,” tandasnya. (LP3/red)

Latest articles

Jalan Anggori-Petrus Kafiar Dibangun, Pemkab Manokwari Siapkan Rp6 Miliar

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemkab Manokwari melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan mengalokasikan anggaran Rp 6 miliar untuk pembangunan Jalan Anggori - Petrus Kafiar. Proyek...

More like this

Jalan Anggori-Petrus Kafiar Dibangun, Pemkab Manokwari Siapkan Rp6 Miliar

MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemkab Manokwari melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan mengalokasikan anggaran...

Samaun Dahlan: Golkar Teluk Bintuni Harus Rebut Kembali 7 Kursi dan Ketua DPRK

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id – Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat Samaun Dahlan menegaskan bahwa...

Golkar Teluk Bintuni Matangkan Musda V, Fokus Regenerasi dan Pemilu 2029

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Partai Golongan Karya Kabupaten Teluk Bintuni menyatakan seluruh persiapan Musyawarah Daerah ke-V...