Termasuk Pembentukan Parpol Lokal, Papua Barat Rancang 8 Ranperdasus Tahun ini

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Pemprov Papua Barat menargetkan 8 rancangan peraturan daerah khusus jadi prioritas untuk dibahas di 2021. Tujuh dari delapan ranperda ini merupakan usulan eksekutif. Satu lainnya inisiasi DPR.

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Papua Barat Roberth Hammar menyebutkan, 8 ranperda khusus maupun provinsi tersebut sangat urgen dan dibutuhkan daerah. Sehingga eksekutif dan legislatif sama-sama sejalan dalam menuangkan ide dan gagasan dalam rangka pembobotan produk hukum ini.

Baca juga:  Manokwari Segera Miliki Ruang Terbuka Publik

“Kita akan bahas mulai awal Juni. Kita targetkan bisa selesai dalam tahun ini,” ujar Hammar ysaat ditemui wartawan di Manokwari, Senin (10/5/2021).

Menurutnya, produk hukum ini akan melalui proses pembobotan materi produk hukum. Tujuannya untuk meminimalisir celah pada saat digunakan dalam upaya-upaya bagi pihak yang merasa dirugikan.

Baca juga:  Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Papua Barat, Waterpauw: Kita Utamakan Pesta Rakyat

“Kita usahakan supaya dalam pembobotan produk hukum ini tidak membuat sehingga hasilnya berujung di pengadilan,” ucap Roberth Hammar.

Dijelaskan Hammar bahwa 8 rancangan peraturan daerah khusus Papua Barat 7 diantaranya merupakan usulan inisiatif pemerintah provinsi Papua Barat sedangkan 1 dari usulan inisiatif DPR Papua Barat.

7 Raperdasus usulan pemerintah provinsi Papua Barat yaitu, perubahan Perdasus tentang tata cara pengangkatan anggota MRPB, pembentukan peradilan HAM Adhock, Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR), Peradilan Adat, Pembentukan Partai Lokal, lembaga bantuan hukum bagi OAP dan HAKI.

Baca juga:  Waterpauw Serahkan Penghargaan kepada Tujuh Perempuan Inspiratif di Papua Barat

Sedangkan 1 perdasus yang merupakan usulan inisiatif DPR Papua Barat yaitu revisi Perdasus Nomor4 Tahun 2019 tentang Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas. (LP2/red)

Latest articles

Pertamax di Papua-Maluku Naik dari Rp12.600 Jadi Rp16.650 per Liter

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax di wilayah Papua dan Maluku naik dari Rp12.600 menjadi Rp16.650 per liter. Harga baru tersebut berlaku...

More like this

Pesparawi Nasional di Manokwari Diharapkan Dongkrak Ekonomi Mama-Mama Papua dan UMKM

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional yang akan digelar...

Kontraktor OAP Soroti Proyek Lambat, Biro Barjas Papua Barat Minta Bersabar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat...

Wagub Papua Barat Minta Warga Jaga Pesparawi dari Euforia Piala Dunia

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani meminta masyarakat menjaga pelaksanaan...