Tingkatkan SDM Pejabat Pencatatan Sipil OAP, Disdukcapil Gelar Bimtek

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Papua Barat melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kapasitas pejabat pencatatan sipil orang asli Papua (OAP). Salah satunya dengan melakukan bimbingan teknis secara kontinue.

Selasa (3/12/2024) hari, Disdukcapil kembali menggelar bimtek di Swiss Bella Hotel Manokwari. Bimtek diikuti pejabat pencatatan sipil OAP.

Kepala Disdukcapil Papua Barat Ria Maria Come mengatakan, penguatan kapasitas pejabat administrasi kependudukan OAP adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.

Baca juga:  Sosok-sosok Penting di Belakang Yo Join: Ada Vera-Diana Sang Perempuan Tangguh

“Selain itu penguatan kapasitas kependudukan juga merupakan dasar dalam keberlanjutan pelayanan. Dengan melibatkan OAP secara aktif kita memberi ruang dalam pembangunan daerah serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” Ujarnya.

Dikatakan bahwa dengan bimtek ini selain memberikan wawasan juga memperkuat keterampilan teknis para pejabat. Ria menyebutkan, pejabat harus termotivasi untuk meningkatkan kualitas demi perbaikan pelayanan.

Ria mengakui, banyak tantangan yang dihadapi dalam pelayanan pencatatan sipil. Terutama kata dia, tantangan geografis dan masih rendahnya kesadaran masyarakat.

Baca juga:  Aturan PPKM Level 3 di PB: Ada Klaster, Perusahaan Harus Lockdown

“Dalam menghadapi tantangan ini maka diperlukan kolaborasi lintas sektor dan inovasi dalam pelayanan. Dalam menanggapi tantangan tersebut kita butuh semangat kolaborasi karena pelayanan kependudukan merupakan tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Kedua kata Ria, harus terus dilakukan l inovasi jemput bola. Terbukti inovasi ini efektif.

Lalu ketiga, kualitas pelayanan yang humanis karena pelayanan masyarakat adalah wujud pengabdian. Maka, pelayanan harus ramah, cepat dan akurat.

Baca juga:  Wabup Joko Lingara Ungkap Masalah Jembatan-Listrik di Bintuni Saat Musrenbang Papua Barat

Selanjutnya bagian keempat, optimalisasi regulasi sehingga regulasi menjadi alat untuk memperbaiki tata kelola, mempercepat pelayanan dan memastikan setiap penduduk mendapatkan dokumen tepat waktu.

Ria meminta pejabat pencatatan sipil tidak kendor dengan tantangan yang ada. Justru tantangan itu harus direspons dengan semangat tinggi.

*Dengan adanya tantangan harus menambah semangat untuk terus berinovasi, beradaptasi dan memberikan pelayanan yang terbaik,” tambahnya. (LP14/red)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...