Perayaan HUT Ke-3 PPKM, Kuatkan Persatuan dan Kebudayaan Kei

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemuda dan Pelajar Kei Manokwari (PPKM) merayakan ulang tahun ke-3 di Hotel Mansinam, Minggu (2/6/2024) malam. Perayaan ini mengusung tema Bertekad Menjadikan Organisasi PPKM sebagai Pemersatu, Budaya, dan Berkarya.

Perayaan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Manokwari, Hermus Indou, Ketua Suku Kei Papua Barat, Prof Dr Roberth KR Hammar, Pembina PPKM, Xaverius Kameubun, Wakil Ketua PPKM, Dominggus Eli Fader, dan Sekretaris PPKM, Farish S Ruhaningmas, Ketua KNPI Papua Barat, Sammy Saiba. Selain itu, juga hadir para pengurus dan anggota PPKM Manokwari serta undangan lainnya.

Baca juga:  Kejari Manokwari Musnahkan Barang Bukti 2 Senpi-1.437 Amunisi, Ada Milik Eks Anggota TNI

Pembina PPKM, Xaverius Kameubun, mengapresiasi perkembangan PPKM selama tiga tahun terakhir. “Organisasi PPKM menjadi lebih baik, bersahaja, dan yang lebih penting adalah ibadah untuk kita semua,” ujar Xaverius.

Dia juga berpesan agar seluruh pengurus dan anggota PPKM semakin mantap, kooperatif, dan tetap eksis dalam menjalankan kegiatan organisasi.

Kepala Suku Kei Papua Barat, Prof Dr Roberth KR Hammar, menyatakan organisasi PPKM telah menunjukkan peran penting dalam pengembangan dan penguatan persaudaraan.

“Tidak harus kumpul uang banyak untuk kegiatan, tapi aktivitas yang dilakukan harus memperkuat dan mempererat persaudaraan,” jelas Roberth Hammar.

Baca juga:  MBG jadi Kesempatan Masyarakat untuk Lebih Berkmbang

Dia juga menekankan bahwa PPKM merupakan organisasi konvensional di bawah kesukuan yang harus mengutamakan persatuan dan kesatuan. Roberth berharap ke depan Pemuda Kei tetap berada di bawah satu naungan untuk memperkuat persatuan.

“Kalau kita bersatu susah untuk dipatahkan, tapi kalau kita bercerai-berai sangat mudah untuk dipatahkan,” ucapnya.

Dia juga menyatakan dukungan penuh kader PPKM untuk pembangunan di Manokwari dan Papua Barat serta mendukung Hermus Indou untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode kedua 2024-2029.

Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou, menekankan pentingnya PPKM sebagai wadah persatuan dan kesatuan.

Baca juga:  Buka Puasa Bareng OKP, Ormas hingga Mahasiswa, Kapolri Serukan Jaga Persatuan-Dukung Program Pemerintah

“Kita sudah dipersatukan menjadi satu dalam organisasi PPKM ini, maka tidak ada kekuatan yang dapat memisahkan kita,” katanya.

Hermus juga mengapresiasi Ketua Suku Kei Papua Barat, Roberth KR Hammar, sebagai satu-satunya kepala suku yang menjadi guru besar dan profesor.

“Dari sekian kepala suku, hanya satu yang bergelar Profesor, Guru Besar yaitu Kepala Suku Kei Papua Barat. Jadi intelektual suku Kei itu di atas. Suku Kei menjadi barometer bagi yang lainnya, ujar Bupati Hermus disambut aplaus hadirin. (LP14/Red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Jaga Kesehatan di Usia Senja, Dora Rasakan Manfaat JKN hingga Kenal Prolanis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dora Rumbarar (66), perempuan asal Manokwari, Papua Barat, memanfaatkan program Jaminan...

22 TPA dan TPQ di Manokwari Disiapkan Ikuti FASI 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari mematangkan persiapan pelaksanaan...

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodam XVIII/Kasuari Gelar Fun Run 5 Km, Tembus 4.000 Peserta

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodam...