Perayaan HUT Ke-3 PPKM, Kuatkan Persatuan dan Kebudayaan Kei

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemuda dan Pelajar Kei Manokwari (PPKM) merayakan ulang tahun ke-3 di Hotel Mansinam, Minggu (2/6/2024) malam. Perayaan ini mengusung tema Bertekad Menjadikan Organisasi PPKM sebagai Pemersatu, Budaya, dan Berkarya.

Perayaan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Manokwari, Hermus Indou, Ketua Suku Kei Papua Barat, Prof Dr Roberth KR Hammar, Pembina PPKM, Xaverius Kameubun, Wakil Ketua PPKM, Dominggus Eli Fader, dan Sekretaris PPKM, Farish S Ruhaningmas, Ketua KNPI Papua Barat, Sammy Saiba. Selain itu, juga hadir para pengurus dan anggota PPKM Manokwari serta undangan lainnya.

Baca juga:  Di Kasuari Open 10 K, Waterpauw Bicara Ultahnya ke-60 dan Dedikasi pada Negeri

Pembina PPKM, Xaverius Kameubun, mengapresiasi perkembangan PPKM selama tiga tahun terakhir. “Organisasi PPKM menjadi lebih baik, bersahaja, dan yang lebih penting adalah ibadah untuk kita semua,” ujar Xaverius.

Dia juga berpesan agar seluruh pengurus dan anggota PPKM semakin mantap, kooperatif, dan tetap eksis dalam menjalankan kegiatan organisasi.

Kepala Suku Kei Papua Barat, Prof Dr Roberth KR Hammar, menyatakan organisasi PPKM telah menunjukkan peran penting dalam pengembangan dan penguatan persaudaraan.

“Tidak harus kumpul uang banyak untuk kegiatan, tapi aktivitas yang dilakukan harus memperkuat dan mempererat persaudaraan,” jelas Roberth Hammar.

Baca juga:  PAUD Manokwari Gelar Pentas Seni Anak: Lahirkan Generasi Emas

Dia juga menekankan bahwa PPKM merupakan organisasi konvensional di bawah kesukuan yang harus mengutamakan persatuan dan kesatuan. Roberth berharap ke depan Pemuda Kei tetap berada di bawah satu naungan untuk memperkuat persatuan.

“Kalau kita bersatu susah untuk dipatahkan, tapi kalau kita bercerai-berai sangat mudah untuk dipatahkan,” ucapnya.

Dia juga menyatakan dukungan penuh kader PPKM untuk pembangunan di Manokwari dan Papua Barat serta mendukung Hermus Indou untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode kedua 2024-2029.

Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou, menekankan pentingnya PPKM sebagai wadah persatuan dan kesatuan.

Baca juga:  Kantor Bupati Manokwari Disegel Warga, Aktivitas Pegawai Lumpuh

“Kita sudah dipersatukan menjadi satu dalam organisasi PPKM ini, maka tidak ada kekuatan yang dapat memisahkan kita,” katanya.

Hermus juga mengapresiasi Ketua Suku Kei Papua Barat, Roberth KR Hammar, sebagai satu-satunya kepala suku yang menjadi guru besar dan profesor.

“Dari sekian kepala suku, hanya satu yang bergelar Profesor, Guru Besar yaitu Kepala Suku Kei Papua Barat. Jadi intelektual suku Kei itu di atas. Suku Kei menjadi barometer bagi yang lainnya, ujar Bupati Hermus disambut aplaus hadirin. (LP14/Red)

Latest articles

Bupati Yohanis Tinjau Aset BP Tangguh, Babo Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi...

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengharapkan Distrik Babo sebagai pintu masuk Teluk Bintuni, dan distrik tertua ke depan akan ditata menjadi wilayah...

Akhirnya! Jokowi Tunjukkan Ijazah ke Publik

More like this

Bupati Yohanis Tinjau Aset BP Tangguh, Babo Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi Pesisir

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengharapkan Distrik Babo sebagai pintu masuk Teluk...

Depicab SOKSI Teluk Bintuni Dukung Fraksi Golkar Pertanyakan Penurunan 81 Persen DBH Migas Otsus 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Pimpinan Cabang Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depicab SOKSI) Kabupaten Teluk...

Satreskrim Polresta Manokwari Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pelajar, Peragakan 32 Adegan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Manokwari pada Kamis (5/11/2026)menggelar rekonstruksi kasus...