Perayaan HUT Ke-3 PPKM, Kuatkan Persatuan dan Kebudayaan Kei

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemuda dan Pelajar Kei Manokwari (PPKM) merayakan ulang tahun ke-3 di Hotel Mansinam, Minggu (2/6/2024) malam. Perayaan ini mengusung tema Bertekad Menjadikan Organisasi PPKM sebagai Pemersatu, Budaya, dan Berkarya.

Perayaan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Manokwari, Hermus Indou, Ketua Suku Kei Papua Barat, Prof Dr Roberth KR Hammar, Pembina PPKM, Xaverius Kameubun, Wakil Ketua PPKM, Dominggus Eli Fader, dan Sekretaris PPKM, Farish S Ruhaningmas, Ketua KNPI Papua Barat, Sammy Saiba. Selain itu, juga hadir para pengurus dan anggota PPKM Manokwari serta undangan lainnya.

Baca juga:  Hermus Klaim Perbaikan LHKP Sudah 90%, Kelar Pekan ini

Pembina PPKM, Xaverius Kameubun, mengapresiasi perkembangan PPKM selama tiga tahun terakhir. “Organisasi PPKM menjadi lebih baik, bersahaja, dan yang lebih penting adalah ibadah untuk kita semua,” ujar Xaverius.

Dia juga berpesan agar seluruh pengurus dan anggota PPKM semakin mantap, kooperatif, dan tetap eksis dalam menjalankan kegiatan organisasi.

Kepala Suku Kei Papua Barat, Prof Dr Roberth KR Hammar, menyatakan organisasi PPKM telah menunjukkan peran penting dalam pengembangan dan penguatan persaudaraan.

“Tidak harus kumpul uang banyak untuk kegiatan, tapi aktivitas yang dilakukan harus memperkuat dan mempererat persaudaraan,” jelas Roberth Hammar.

Baca juga:  Pemkab Manokwari Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa dan Disabilitas

Dia juga menekankan bahwa PPKM merupakan organisasi konvensional di bawah kesukuan yang harus mengutamakan persatuan dan kesatuan. Roberth berharap ke depan Pemuda Kei tetap berada di bawah satu naungan untuk memperkuat persatuan.

“Kalau kita bersatu susah untuk dipatahkan, tapi kalau kita bercerai-berai sangat mudah untuk dipatahkan,” ucapnya.

Dia juga menyatakan dukungan penuh kader PPKM untuk pembangunan di Manokwari dan Papua Barat serta mendukung Hermus Indou untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode kedua 2024-2029.

Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou, menekankan pentingnya PPKM sebagai wadah persatuan dan kesatuan.

Baca juga:  Sepanjang Februari, Polda Papua Barat Ungkap 2 PETI di Manokwari dan Pegaf

“Kita sudah dipersatukan menjadi satu dalam organisasi PPKM ini, maka tidak ada kekuatan yang dapat memisahkan kita,” katanya.

Hermus juga mengapresiasi Ketua Suku Kei Papua Barat, Roberth KR Hammar, sebagai satu-satunya kepala suku yang menjadi guru besar dan profesor.

“Dari sekian kepala suku, hanya satu yang bergelar Profesor, Guru Besar yaitu Kepala Suku Kei Papua Barat. Jadi intelektual suku Kei itu di atas. Suku Kei menjadi barometer bagi yang lainnya, ujar Bupati Hermus disambut aplaus hadirin. (LP14/Red)

Latest articles

Polda Papua Barat Gelar Bimtek KIP, Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Informasi...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Daerah Papua Barat menggelar Bimbingan Teknis KIP dan Uji Konsekuensi Informasi Yang Dikecualikan di Polda Papua Barat. Kegiatan ini diinisiasi Divisi Humas...

More like this

Polda Papua Barat Gelar Bimtek KIP, Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Daerah Papua Barat menggelar Bimbingan Teknis KIP dan Uji Konsekuensi Informasi Yang...

Haryono MK May Pimpin Pansus LKPJ Bupati Manokwari Tahun 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk...

DPRK Manokwari Bahas Hasil Monitoring LKPJ Bupati 2025, Setiap Komisi Sampaikan Rekomendasi

MANOKWARI, Linkpapua.id– DPRK Manokwari menggelar pertemuan dengan agenda penyampaian hasil monitoring terhadap Laporan Keterangan...