UNAIR Latih Kader Bencana di Manokwari Kelola Sampah dan Buat Eco-Enzyme

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Kelompok 6 Universitas Airlangga (UNAIR) melatih 10 Kader Tangguh Bencana mengelola sampah dan membuat eco-enzyme di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program pengembangan ekowisata di wilayah Prafi melalui penguatan mitigasi bencana dan perlindungan infrastruktur.

Pelatihan tersebut diikuti Kader Tangguh Bencana dengan materi permasalahan persampahan, jenis dan dampak sampah, serta prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Peserta juga mempelajari pemilahan sampah dan pemanfaatan sampah organik untuk menjaga kualitas lingkungan.

“Persoalan sampah harus diselesaikan dari sumbernya: dari rumah, dari dapur, dan dari kebiasaan kita sendiri. Perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” ujar Rahelia Demak, pemateri kegiatan, dalam pelatihan di Posko Tinggal TEP 6 UNAIR, SP 4 Prafi, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Studi Tiru ke Bali-Jakarta, Phapeda Siap Benahi Sampah Bintuni

Selain menerima materi, peserta mengikuti demonstrasi dan praktik awal pembuatan eco-enzyme menggunakan bahan organik, molase, dan gula merah. Mereka dibagi menjadi 3 kelompok untuk menyiapkan serta mencampur bahan.

Hasil evaluasi menunjukkan 7 dari 10 peserta belum pernah mengikuti pelatihan pengelolaan sampah serupa. Sementara itu, 9 peserta menyatakan tertarik atau sangat tertarik mengembangkan produk hasil pelatihan sebagai usaha.

Rata-rata penilaian peserta terhadap 5 aspek evaluasi berada pada rentang 3,13–3,30 dari skala 4. Aspek tersebut meliputi materi, penyampaian, pelaksanaan, manfaat, dan relevansi kegiatan dengan keberlanjutan lingkungan.

Meski demikian, hasil evaluasi tersebut menggambarkan persepsi peserta setelah pelatihan, bukan pengukuran peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Proses pembuatan eco-enzyme juga baru mencapai tahap persiapan dan pencampuran bahan sehingga hasil fermentasi serta kualitas produk akhirnya belum dapat dinilai.

Baca juga:  Bupati Manokwari: Materi KUA-PPAS Tahap Finalisasi

Peserta masih menghadapi kesulitan memilah sejumlah jenis sampah, seperti kaca, limbah medis, sampah basah, dan sampah yang telah membusuk. Kondisi tersebut membutuhkan edukasi lanjutan mengenai pemilahan dan penanganan sampah berdasarkan jenisnya.

Selain edukasi, pengelolaan sampah membutuhkan sistem pengumpulan dan penyaluran yang memadai. Dukungan tersebut diperlukan agar sampah yang telah dipilah dapat diteruskan ke jalur pengelolaan yang tepat.

“Pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi kami tentang pemilahan sampah dan pembuatan eco-enzyme. Harapannya, ilmu yang kami dapatkan bisa diterapkan di rumah dan dibagikan kepada masyarakat,” Winarsih, salah seorang peserta.

Baca juga:  Polisi Ringkus Komplotan Curanmor di Manokwari, 2 Anak di Bawah Umur

Kegiatan tersebut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Program ini juga berkontribusi terhadap SDG 11 mengenai kota dan permukiman berkelanjutan serta SDG 15 tentang ekosistem daratan.

Sebagai tindak lanjut, TEP 6 UNAIR mendorong pemantauan proses fermentasi eco-enzyme dan penerapan kebiasaan memilah sampah di rumah. Tim juga mendorong kader menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh serta mengidentifikasi jalur penyaluran sampah anorganik di wilayah setempat.

Upaya tersebut diharapkan memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat di wilayah Prafi. Program ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan ekowisata berkelanjutan di Manokwari. (*/red)

Latest articles

Satgas TMMD Mansel Kebut Pengecoran Jembatan Kampung Yamboi

0
MANSEL, LinkPapua.id – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, mempercepat pengecoran jembatan di Kampung Yamboi....

More like this

Sepekan Jelang HUT Manokwari, Pemkab Manokwari Genjot Gerakan Bersih Kota

MANOKWARI, Linkpapua.id– Pemerintah Kabupaten Manokwari tidak menggelar kegiatan perayaan secara semarak dalam rangka memperingati...

Hermus Tekankan Tanggung Jawab dan Kontribusi Nyata bagi Pejabat yang Baru Dilantik

MANOKWARI, Linkpapua.id– Bupati Manokwari, Hermus Indou, meminta pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik...

Hermus: TPP ASN Manokwari Tiga Bulan Dibayar Bulan Ini

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari, Hermus Indou, memastikan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur...