Wabup Joko Lingara Kunjungi Lapas Teluk Bintuni, Warga Binaan Sampaikan Keluhan

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara mengunjungi Lapas Kelas II B Teluk Bintuni. Dalam kunjungan itu, para warga binaan menyampaikan sejumlah keluhan dan usulan kepada orang nomor dua di daerah itu.

Kunjungan ini berlangsung di Lapas yang terletak di Kampung Wesiri, Kilometer 9, Distrik Bintuni, Selasa (8/7/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk silaturahmi dan peninjauan langsung fasilitas serta kebutuhan warga binaan.

Wabup Joko datang bersama Kepala Satpol PP Zeth Kehek. Mereka disambut langsung Kelapa Lapas Hamka Abdullah dan Kasubsi Pengelolaan Lapas Nopriansyah.

Baca juga:  Arfian Ramadhani Juara Umum, Ini Hasil Lengkap Motoprix Seri III Papua Barat

Dalam kesempatan itu, Wabup Joko menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah warga binaan. Dia bertemu langsung dengan mantan Kepala BKD Derek Asmuruf serta warga binaan lainnya.

“Ini hanya silaturahmi saja, sambil melihat apa saja kebutuhan pelayanan di Lapas hingga dibutuhkan warga binaan,” ujarnya.

Warga binaan Derek Asmuruf memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan. Dia menyebut masih banyak kebutuhan penting yang belum terpenuhi di dalam Lapas.

Baca juga:  Bupati Yohanis Lepas 17 Calon Jemaah Haji Teluk Bintuni ke Tanah Suci

Beberapa usulan yang disampaikan di antaranya penambahan fasilitas air bersih dan kendaraan tahanan. Dia juga meminta perbaikan gedung Lapas yang masih sering bocor saat hujan.

Untuk meningkatkan keterampilan warga binaan, Derek meminta adanya pelatihan khusus. Dia menilai penting bagi tahanan memiliki keahlian sebelum bebas dari masa hukuman.

“Kalau boleh kami minta bantuan keterampilan para warga binaan, seperti mengolah makanan contohnya cara membuat keripik, supaya ketika keluar mereka punya keterampilan,” katanya.

Dia juga berharap anak-anak dan remaja yang putus sekolah di dalam Lapas bisa mengikuti program Paket A. Menurutnya, pendidikan tetap harus dijamin bagi semua warga binaan.

Baca juga:  Bupati Teluk Bintuni Dorong Sinkronisasi Otsus dalam RKPD 2027

Kalapas Hamka Abdullah juga menyampaikan kendala pertanian di area Lapas. Dia mengaku sudah mencoba menanam cabai, tetapi gagal karena kondisi tanah yang berpasir.

“Saya sudah mencoba tanam cabai tidak berhasil karena kondisi tanahnya kurang bagus,” ucapnya.

Meski begitu, Hamka menegaskan pihaknya tetap berupaya mendukung ketahanan pangan di Lapas. (LP5/red)

Latest articles

Khawatir Biaya Berobat TBC Mahal, Pasien di Manokwari Terbantu Layanan JKN...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang pasien penderita Tuberkulosis (TBC) bernama Rolandra May (26) di Manokwari, Papua Barat, merasakan manfaat layanan JKN untuk pengobatan intensif tanpa...

More like this

Khawatir Biaya Berobat TBC Mahal, Pasien di Manokwari Terbantu Layanan JKN Gratis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang pasien penderita Tuberkulosis (TBC) bernama Rolandra May (26) di Manokwari,...

Koperasi Merah Putih Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Pedesaan di Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id– Kabupaten Teluk Bintuni resmi memasuki babak baru penguatan ekonomi kerakyatan. Hal...

Wabup Bintuni Buka Palang Gelanggang Argosigemerai Usai Ribut Suporter, Sebyar Cup Digelar Lagi

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Joko Lingara membuka pemalangan Gelanggang Alun-Alun Argosigemerai...