10 Tahun Dibangun, Jemaat Imanuel Wariori Akhirnya Miliki Gedung Gereja Baru

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Gereja Kristen Injili (GKI) Klasis Hatam Moile Meach Jemaat Imanuel Wariori, Distrik Masni SP8, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, akhirnya memiliki gedung Gereja baru setelah 10 tahun bergelut dalam pembangunannya.

“Gedung gereja baru yang telah berdiri kokoh ini merupakan anugerah Tuhan kepada Jemaat Imanuel Wariori. Jadikan momen ini dengan terus melakukan pelayanan yang lebih baik lagi,” kata Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam sambutannya pada peresmian gedung baru GKI Klasis Hatam Moile Meach Jemaat Imanuel Wariori, Senin pagi (30/8/2021).

Baca juga:  Groundbreaking Rumah Pastori Mara Masni, Dominggus: Mari Komitmen Bangun Rumah Tuhan

Di tempat yang sama, selain meresmikan gedung gereja baru, mantan Bupati Manokwari dua periode itu juga melakukan prosesi peletakan baru pertama (groundbreaking) pembangunan rumah pastori GKI Klasis Hatam Moile Meach.

“Pembangunan ini untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan yang baik dan efektif demi menjawab pergumulan jemaat. Harapannya, kehadiran rumah pastori di tengah-tengah jemaat dapat menjadi berkat. Jemaat dapat berkumpul dan bertemu dalam memuji serta memuliakan Tuhan,” kata Dominggus.

Baca juga:  Pj Gubernur Paulus Waterpauw Dijadwalkan Tiba di Manokwari 18 Mei

Selain itu, demi merealisasikan pembangunan rumah pastori, Dominggus secara pribadi menyumbang 250 sak semen. Sementara, Juliana Kiriweno Mandacan selaku istri sekaligus Ketua Penggerak PKK Papua Barat, menyumbang uang tunai Rp10 juta guna pembangunan rumah pastori.

Sementara, Ketua Panitia Pembangunan, Yosep Awom, mengungkap pembangunan gedung gereja baru telah dimulai sejak 10 tahun silam. Anggaran yang dipergunakan berasal dari berbagai sumber, termasuk Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, dengan total dana yang terkumpul sebanyak Rp1,4 miliar.

Baca juga:  Tegas, Oknum TNI Pelaku Penembakan di Prafi Akan Diproses Secara Militer

“Rp1 miliar lebih dipergunakan untuk pembangunan gedung gereja. Masih tersisa Rp150 juta di kepanitiaan. Terima kasih kepada seluruh donatur maupun kepada pemerintah atas bantuan keuangan yang diberikan untuk pembangunan gedung gereja ini,” kata Awom. (LP7/Red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...

Waktu Efektif Tinggal 2 Bulan, DPRP Papua Barat Kejar Finalisasi Regulasi dan APBD 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat berpacu dengan waktu untuk menuntaskan sejumlah agenda legislasi...