25 pasien COVID-19 di Papua Barat sembuh, 14 kasus baru

Published on

Manokwari-Sebanyak 25 pasien positif COVID-19 di Provinsi Papua Barat dinyatakan sembuh pada Rabu (19/8), dan hari yang sama Satgas menemukan 14 kasus baru dari Kota Sorong dan Sorong Selatan.

“25 pasien yang sembuh hari ini, semua dari Kota Sorong. Pada hari yang sama di Kota Sorong ditemukan 13 kasus baru juga satu kasus di Sorong Selatan,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap.

Data terbaru per-19 Agustus 2020 kasus positif COVID-19 di Papua Barat terakumulasi sebanyak 634 kasus. Dari angka tersebut 511 orang diantaranya berhasil sembuh, tujuh meninggal dunia dan sisanya masih dalam perawatan.

Baca juga:  Pj Gubernur Ali Baham Pamer Capaian 2023: Realisasi Pendapatan Tembus Rp7,8 T, PAD Lampaui Target

“Selain itu, Satgas COVID-19 saat ini masih memantau sebanyak 582 orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien. Dari hasil tracing hari ini di beberapa daerah didapat 94 orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien, 87 ditemukan di Kota Sorong, lima di Fakfak, Sorong Selatan satu dan Manokwari satu,” katanya lagi.

Menurut Arnold, saat ini jumlah pasien yang sembuh di Papua Barat sudah mencapai 80,6 persen. Secara kuantitatif, angka pasien sembuh di provinsi ini terus meningkat.

Baca juga:  Boanerges Ratag, Pembalap Aquabike Muda Asal Manokwari yang Raih Juara Dunia

“Prosentasenya fluktuatif tapi dari sisi jumlah terus meningkat. Kita berdoa sama-sama, seluruh pasien bisa sembuh,” ujarnya lagi.

Dari 13 kabupaten kota di Papua Barat, delapan diantaranya masuk dalam daftar zona merah yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Manokwari, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak, Kaimana.

Sedangkan lima daerah zona hijau yakni Maybrat, Tambrauw, Pegunungan Arfak, Raja Ampat dan Manokwari Selatan.

Baca juga:  Petuah Pangdam Kasuari untuk Bintara Afirmasi Otsus: Jaga Papua

“Ada dua kabupaten dari zona merah berubah ke zona hijau yaitu Raja Ampat dan Manokwari Selatan. Teluk Bintuni sempat ke zona hijau, tapi kembali ke merah karena ada kasus baru. Lalu Sorong Selatan yang selama ini hijau masuk ke zona merah setelah ditemukan kasus perdana beberapa waktu lalu,” kata Tiniap menambahkan.

Ia berharap, Satgas COVID-19 di setiap daerah aktif dalam melakukan penelusuran kontak pasien. Dengan demikian diharap mata rantai penularan dapat diputus lebih cepat.(RPB1/red)

Latest articles

Gubernur Papua Barat Ajak Tokoh Agama-Adat Dukung Gerakan Ayo ke Posyandu

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan mendukung gerakan 'Ayo ke Posyandu'....

More like this

Gubernur Papua Barat Ajak Tokoh Agama-Adat Dukung Gerakan Ayo ke Posyandu

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak tokoh agama, tokoh adat, organisasi...

TP Posyandu Papua Barat Canangkan Gerakan ‘Ayo ke Posyandu’, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim Pembina (TP) Posyandu Papua Barat mencanangkan gerakan 'Ayo ke Posyandu'....

Gubernur Dominggus Ajak ASN Belanja di Pameran UMKM Pesparawi, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN)...