27 Titik Salat Iduladha di Manokwari, Polisi Siapkan Pengamanan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, menyiapkan 27 titik pelaksanaan salat Iduladha 1447 H/2026 M. Pihak panitia telah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengamankan jalannya ibadah hingga agenda takbir keliling.

“27 titik itu di antaranya juga ada di Lapas Kampung Ambon dan Lapas Anak dan Perempuan di Wasai. Kemudian pusatnya di Ruang Terbuka Publik (RTP), lalu di Masjid Darul Ulum Amban, lapangan Fasharkan, lapangan Kodam, lapangan Makobrimob dan masjid-masjid lainnya sampai yang paling ujung di Masjid Annur Maruni,” ujar Ketua PHBI Manokwari, Muhammad Mansyur, Senin (25/5/2026).

Baca juga:  Musda KNPI 15 Maret, Sius Tegaskan Tidak Ada Penundaan Lagi

Seluruh petugas di 27 lokasi tersebut dipastikan telah siap di pos masing-masing. PHBI menggandeng Polres Manokwari untuk mengawal rangkaian perayaan dari gangguan keamanan.

Mansyur mengatakan agenda takbir keliling dijadwalkan berlangsung pada Selasa (26/5) malam dengan rute yang diperpendek dari tahun sebelumnya demi mengantisipasi kepadatan menjelang acara Pesparawi Nasional. Perjalanan konvoi akan dimulai dari Masjid Jami Merdeka dan berakhir di Masjid Fasharkan.

“Rutenya tidak terlalu jauh karena kita tidak putar sampai pasar atau Beringin, tetapi langsung putar di Haji Bauw. Karena sekarang juga menjelang Pesparawi, kemungkinan sudah banyak tamu yang hadir di Manokwari sehingga rutenya dibuat lebih pendek supaya tidak terlalu malam selesainya,” katanya.

Baca juga:  Milad Ke-113, Muhammadiyah Manokwari Gelar Bedah Film Sang Pencerah

Dia menambahkan agar warga peserta konvoi tetap memprioritaskan keselamatan di jalan. Pengendara roda dua disarankan berjalan beriringan dengan kendaraan roda empat agar barisan tetap rapi.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan kendaraan yang aman dan sehat. Kalau bisa yang menggunakan motor bergabung dengan kendaraan roda empat supaya lebih tertib dan aman. Kami tidak menghendaki ada hal-hal yang mengganggu jalannya takbir keliling,” pesannya.

Sementara itu, PHBI mencatat adanya potensi penurunan kuota hewan kurban jika berkaca dari data Iduladha tahun lalu yang menembus 704 ekor sapi dan sejumlah kambing. Penurunan pasokan terjadi berdasarkan rekapitulasi awal dari pengurus masjid.

Baca juga:  Di Forum OPD, Hermus Jabarkan Visi Kota Peradaban sampai Desa Modern

“Tahun ini kemungkinan agak menurun. Dari laporan beberapa masjid dan lembaga, jumlah hewan kurban rata-rata berkurang. Mungkin karena kondisi efisiensi saat ini,” ungkapnya.

Mansyur menegaskan fluktuasi jumlah hewan tidak boleh mengaburkan esensi perayaan hari raya bagi umat muslim. Masyarakat diharapkan tetap fokus meneladani kisah Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as.

“Mudah-mudahan kekurangan ini tidak menjadi masalah, tetapi menjadi pelajaran bagi kita semua tentang makna pengorbanan. Yang terpenting saudara-saudara kita tetap bisa menikmati daging kurban karena penyembelihan juga bisa dilakukan sampai tiga hari,” pungkasnya. (*/red)

Latest articles

Presenter TVRI Hilang di Air Terjun Memti Pegaf Ditemukan Meninggal, 10...

0
PEGAF, LinkPapua.id – Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, yang hilang di kawasan Air Terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat, ditemukan meninggal...

More like this

Presenter TVRI Hilang di Air Terjun Memti Pegaf Ditemukan Meninggal, 10 Meter dari Lokasi Awal

PEGAF, LinkPapua.id – Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, yang hilang di kawasan Air...

PBVSI Manokwari Siapkan Turnamen Voli untuk Pelajar dan Umum Tahun Depan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Pelaksanaan Turnamen Bola Voli yang digelar Komunitas Voli Manokwari dipastikan akan berlanjut...

DPRK Teluk Wondama Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta Pemkab Benahi PAD

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang...