Dinsos Papua Barat Rekrut Pemuda Pelopor Perdamaian di Raja Ampat

Published on

WAISAI, Linkpapua.com Konflik horizontal maupun vertikal yang kerap terjadi di tengah masyarakat, membuat Dinas Sosial provinsi Papua Barat melakukan inovasi besar.

Khususnya di kabupaten Raja Ampat, Dinsos Papua Barat memantapkan kesiapan Tenaga Pelopor Perdamaian atau lebih dikenal ‘Peace Keeping Team’. Pemantapan ini dilaksanakan selama 2 hari di Hotel Phuyaka Mengge Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Rabu, (9/06/21).

Baca juga:  BP2RD Raja Ampat Dorong Pembayaran Pajak Digital untuk Kemudahan dan Transparansi

Sem Toansiba, Salah seorang Staf Dinas Sosial Provinsi Papua Barat, Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial menjelaskan, kegiatan tersebut baru pertama kali dilakukan  di kabupaten Raja Ampat dalam rangka kegiatan kesiapan tenaga pelopor perdamaian dalam bencana sosial.

Sem mengatakan, dalam kegiatan ini pemuda direkrut untuk terlibat sebagai pelopor bencana sosial seperti bencana alam, kebakaran,tanah longsor dan juga konflik dalam bermasyarakat.

Baca juga:  Sanggar Seni Raja Ampat Sabet Nilai Tertinggi di Asia Arts Festival Singapura 2025

“Tugas mereka adalah, selalu mengawal dan mengatasi masalah sosial dan juga sebagai bantalan sosial untuk meredam konflik yang terjadi di tengah masyarakat,” ujar Sem.

Persoalan sosial yang difokuskan oleh tenaga perdamaian kata Sem, meliputi isu-isu perpecahan yang digulirkan saat terjadi bencana alam, kebakaran, hingga penyakit epidemik yang membutuhkan respons cepat petugas yang memahami karakter masyarakat.

Baca juga:  Bupati Raja Ampat Apresiasi Layanan Medis Gratis RS Apung Nusa Waluya II

“Sehingga diperlukan kejelian dan inisiatif ditingkat akar rumput bagi petugas perdamaian yang memiliki tanggung jawab dalam pemulihan sosial, upaya reintegrasi, menjaga kerukunan antar kelompok. Kita ingin meningkatkan kompetensi mereka agar lebih mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab di bidang pemulihan konflik sosial,” tutupnya. (LP8/red)

Latest articles

Bupati Teluk Bintuni Serahkan Kompensasi Tanah Ulayat Rp11 Miliar ke Suku...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan uang kompensasi pemanfaatan tanah ulayat senilai Rp11.009.538.400 kepada masyarakat hukum adat Suku Sumuri. Pemerintah...

More like this

Pemilik Hak Ulayat Buka Palang Adat Pulau Wayag, Harap Akses Wisata Kembali Normal

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Pemilik hak ulayat dari tujuh marga masyarakat adat suku Kawei...

Kemenhan Serahkan Motor Operasional untuk Lembaga Adat Raja Ampat

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Lembaga Masyarakat...

Rajif Achmad Terpilih Aklamasi Jadi Ketua KNPI Raja Ampat 2025-2028

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Rajif Achmad ditetapkan sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)...