KNPI Teluk Bintuni RDP dengan Dewan soal Tapal Batas, Ini 3 Poin Tuntutannya

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Teluk Bintuni, menemui Komisi A DPRD Teluk Bintuni, Jalan Raya Bintuni, Kali Kodok, Distrik Bintuni timur, Senin (11/10/2021)

Maksud kedatangan mereka untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Salah satunya adalah polemik tapal batas yang disampaikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal BKPM, Bahlil Lahadalia.

Aspirasi disampaikan dalam rapat dengar pendapatan (RDP) yang diterima langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Teluk Bintuni, Andreas Nauri. Turut dihadiri Sekretaris Hans Tatiorim, serta anggota Malton Paranama dan Stepanus Balubun.

Baca juga:  Safari Ramadan, Hermus Puji Peran KKSS dalam Pembangunan Ekonomi Manokwari

Dalam penyampaian aspirasi, KNPI Teluk Bintuni yang dipimpin Keni Kindewara mendesak Menteri Investasi untuk meminta maaf kepada Bupati maupun seluruh warga Teluk Bintuni soal ucapannya yang menimbulkan polemik dan ketegangan antara masyarakat di perbatasan Teluk Bintuni dan Fakfak.

KNPI menyampaikan aspirasi sekaligus tuntutannya secara tertulis dalam tiga poin. Pertama, mendesak kepada DPRD untuk meminta kepada Menteri Investasi untuk mengklarifikasi ucapannya melalui media yang disinyalir menimbulkan kegaduhan.

Kedua, mendesak kepada DPRD untuk menyampaikan kepada Gubernur Papua Barat, DPR Papua Barat, dan MRP untuk memanggil Bupati Fakfak dan Teluk Bintuni untuk menyelesaikan masalah agar tidak menimbulkan konflik di kalangan masyarakat.

Baca juga:  Tuan Rumah Teluk Bintuni Juara Umum Pesparani IV Papua Barat

Ketiga, meminta Bupati dan DPRD Teluk Bintuni untuk mempertahankan lokasi pembangunan pabrik Pupuk Kaltim di Bintuni sesuai dengan keputusan presiden yang sudah ditetapkan.

“Kita keluarga Fakfak dan Bintuni ini bersaudara, untuk masalah tapal batas bagian tata pemerintahan Pemda Teluk Bintuni sudah mengurus ke Jakarta, jadi jangan lagi masalah ini membias,” ujar Keni.

Baca juga:  Upacara Hari Pahlawan, Bupati Teluk Bintuni Bacakan Amanat Mensos RI

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Teluk Bintuni, Andreas Nauri, mengatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam dengan masalah ini. DPRD Teluk Bintuni pun, kata dia, sudah bertemu Gubernur Papua Barat dan menyampaikan secara lisan kepada Anggota DPR RI, Rico Sia.

“Beberapa waktu lalu kami sudah bertemu Gubernur dan anggota DPR RI Rico Sia yang membidangi SDM dan beliau siap mendukung, tapi secara tertulis akan kita buat secara berjenjang,” ujarnya. (LP5/red)

Latest articles

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut sebagai Komisioner KPU Papua Barat periode 2025-2030 ke Polresta Manokwari....

More like this

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...

Lima Program CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Diakui di ISRA 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berhasil memborong 5 penghargaan dalam ajang Indonesia...