Komplotan Pencuri di Manokwari Gasak Brankas KPU, Libatkan Pelajar dan ASN

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Direktorat Kriminal Umum Polda Papua Barat membongkar kasus pencurian yang melibatkan aparatur sipil negara dan pelajar SMA. Komplotan ini beraksi di Kantor KPU dengan membongkar brankas berisi uang tunai.

Ketiga terduga pelaku di antaranya, GGH, MBA dan DUT. GGH merupakan pelajar SMA, MBA seorang pegawai honorer dan DUT berstatus ASN di salah satu OPD di Kabupaten Manokwari.

Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Papua Barat AKBP Robertus A Pandiangan mengatakan, tiga terduga pelaku ditangkap atas pengaduan dari pegawai KPU. Peristiwa ini terjadi 27 Desember 2021 lalu.

Baca juga:  Polemik Honorer Masuk dalam Agenda Khusus Komisi I DPR PB

Menurut Robertus, sebelum beraksi dua tersangka GGH dan MBA lebih dahulu melakukan observasi lokasi.

“Setelah melakukan observasi lokasi, kemudian kedua terduga pelaku melakukan aksi. Saat berhasil masuk ke Kantor KPU pelaku melihat terdapat dua brankas di dalam ruangan. Mereka mengambil brankas yang berukuran kecil,” kata Robertus.

Lanjut dia, untuk membuka brankas hasil curian tersebut, kedua pelaku menuju ke kawasan Gunung Meja. Lalu meminta bantuan MBA. Kemudian ketiganya membuka dengan menggunakan linggis.

Baca juga:  Bantu Masyarakat Jayapura, Pertamina Patra Niaga Sediakan Paket Sembako Terjangkau

“Di dalam brangkas tersebut berisi uang tunai Rp60.200.000 dan terdapat sertifikat tanah dan STNK milik pegawai KPU,” jelas Pandiangan.

Menurutnya, uang tersebut merupakan sisa dari uang perjalanan dinas di KPU Papua Barat.

Ketiga terduga pelaku kemudian diringkus Tim Direktorat Pidana Umum Polda Papua Barat di tempat berbeda. DUT ditangkap pada Sabtu 22 Januari 2022 di rumahnya di Jalan Percetakan Negara.

Baca juga:  Polisi Ungkap Kondisi Mayat Sofyani Saat Ditemukan: Mulut Berbusa, Baju Basah

Dari hasil pengembangan, lalu dua terduga lainya diringkus.

“Uang hasil pencurian para terduga pelaku dibagi. DUT mendapat bagian yang lebih besar. Sedangkan dua pelaku lain masing-masing mendapat Rp1 juta,” ujar Pandiangan

Ketiga pelaku kini mendekam di Rumah Tahanan Polda Papua Barat sambil menunggu pemberkasan penyidik. Ketiganya dijerat dengan Pasal 363 ayat 2 Jo Pasal 55 KUH Pidana dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun. (LP2/Red)

Latest articles

Sambut Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026, BI Papua Barat Tekankan...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat menggelar Media Briefing dalam rangka menyambut rangkaian acara puncak Pesta Sinoli x Torang Locavore...

More like this

Sambut Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026, BI Papua Barat Tekankan Pentingnya Data Berkualitas

MANOKWARI, Linkpapua.id- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat menggelar Media Briefing dalam...

Dandim 1801 Manokwari: Antusiasme Tinggi, Turnamen Domino HUT TNI ke-81 Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Antusiasme masyarakat mengikuti Turnamen Domino dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT)...

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...