26 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
26 C
Manokwari
More

    Hunian Baru Korban Kebakaran Borobudur di Anday Bakal Lebih Representatif

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, meletakkan batu pertama pembangunan hunian baru korban kebakaran Kompleks Borobudur di Kampung Wamesa, Anday, Jumat (18/3/2022). Kawasan baru ini akan dilengkapi berbagai fasitas publik.

    “Pembangunan ini akan memakan waktu tiga bulan ke depan. Di sini akan hadir fasilitas yang representatif. Ada masjid, ada gereja dan juga jembatan untuk para nelayan,” terang Hermus.

    Hermus mengatakan, kawasan ini akam ditata dengan baik sehingga kelak akan memenuhi standar permukiman layak.

    Baca juga:  Cuaca Ekstrem Tak Hentikan Pencarian Iptu Tomi di Sungai Rawara Bintuni

    “Karena kita sadari permasalahan utama di ibu kota provinsi ini adalah padatnya kawasan pemukiman yang kumuh. Ini telah menimbulkan banyak masalah sosial,” jelas Hermus.

    Menurutnya, musibah kebakaran yang terjadi di Kompleks Borobudur adalah akibat dari hadirnya kawasan pemukiman yang tumbuh tanpa perencanaan. Sehingga dari aspek keamanan memang sangat buruk.

    “Mobilitas dan jalan masuk atau gang-gang itu mestinya ada. Agar kalau terjadi kebakaran ada akses masuk atau upaya untuk masyarakat bisa keluar dari kawasan itu untuk menyelamatkan diri,” paparnya.

    Baca juga:  Sambut HUT Ke-58, Golkar Manokwari Adakan Lomba Yospan dan Gaple

    Namun, kata Hermus, ada hikmah dari bencana ini. Setidaknya membawa kita untuk berpikir lebih luas menata kawasan Teluk Sawaibui secara menyeluruh. Tidak hanya kawasan Borobudur.

    Hermus mengatakan, masyarakat harus keluar dari zona nyaman. Keluar ke tempat yang baru untuk mendapatkan berkat Tuhan. Jika tetap pada posisi yang sama dengan sekarang, kemungkinan kita akan menghadapi situasi yang sama.

    Baca juga:  Pemuda Manokwari Suarakan Gerakan Aman-Damai Jelang HUT Ke-79 RI

    Hermus berharap masyarakat dapat menerima bantuan rumah hunian tetap yang dibangun oleh pemerintah. Ia mengingatkan agar tidak kembali lagi ke Borobudur.

    “Lokasi itu mau ditata karena Manokwari adalah ibu kota Provinsi Papua Barat. Pertumbuhan ekonomi harus lebih menggeliat di sini. Agar bisa membawa masyarakat ke arah yang lebih baik,” imbuhnya. (LP8/Red)

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Mugiyono Ajak Warga Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan dan Kesederhanaan

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak...

    Wabup Teluk Bintuni Salat Id di Tomu, Open House Bareng Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara merayakan Lebaran Idulfitri...

    Wagub Lakotani dan Sekda Ali Baham Salat Idulfitri Bersama Ribuan Jemaah di Borarsi

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Ribuan umat Muslim memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, untuk...